Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Kaspersky Temukan Malware MacSync Versi Terbaru di MacOS, Incar Data dan Aset Kripto

📅 Senin, 21 Sep 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Waspada! Kaspersky Temukan Malware MacSync Versi Terbaru di MacOS,  Incar Data dan Aset Kripto Doc: ANTARA/www.apple.com
Ket. Emoji di aplikasi Messages sistem operasi macOS Big Sur dari Apple untuk perangkat Mac. Kaspersky menemukan versi terbaru malware pencuri informasi (infostealer) pada sistem operasi macOS yang dikenal sebagai MacSync yang dapat membahayakan kredensial, data pengguna, hingga aset kripto.

JAKARTA - Peneliti Kaspersky menemukan versi terbaru malware pencuri informasi (infostealer) pada sistem operasi macOS yang dikenal sebagai MacSync yang dapat membahayakan kredensial, data pengguna, hingga aset kripto.

Dikutip dari siaran pers Karpesky, Senin (21/9), MacSync pertama kali muncul pada 2024-2025 sebagai varian dari malware pencuri informasi AMOS dan kini mengalami perubahan signifikan. Versi terbaru yang terdeteksi pada September 2026 menggunakan rantai infeksi baru yang lebih kompleks untuk menyebarkan infostealer dan backdoor ke perangkat korban.

Serangan dimulai ketika berkas berbahaya masuk ke perangkat pengguna. Hal ini bisa terjadi akibat pengguna mengunduh malware yang menyamar sebagai aplikasi tertentu, seperti aplikasi berbagi dokumen, aplikasi dompet kripto, atau aplikasi lainnya.

Hal ini memicu serangkaian unduhan dan manipulasi berbahaya lebih lanjut pada perangkat. Dalam beberapa kasus, salah satu unduhan berbahaya dalam urutan serangan tersebut ditempatkan dalam entri kalender iCloud publik berformat .ics.

Akibat infeksi ini, komponen inti malware MacSync yaitu infostealer dan backdoor terinstal di perangkat.

Saat dijalankan, infostealer tersebut tampak seperti aplikasi yang sebelumnya ingin diunduh oleh pengguna. Aplikasi ini meminta pengguna memasukkan kata sandi akun administrator.

Setelah kata sandi dimasukkan, muncul notifikasi yang menyatakan bahwa aplikasi tersebut rusak dan menyarankan pengguna untuk memindahkannya ke tempat sampah. Ini merupakan sebuah teknik yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian pengguna.

Selanjutnya, malware pencuri itu mengumpulkan data dari peramban web, termasuk riwayat penelusuran, cookie, kredensial yang tersimpan, data dari aplikasi dompet kripto, data dari aplikasi pesan Telegram, informasi login dan kata sandi perangkat, serta berkas Keychain.

Malware ini juga mengumpulkan daftar aplikasi yang terinstal, data model dan perangkat keras perangkat, konfigurasi SSH dan ZSH, serta data lainnya.

Komponen lainnya, yakni backdoor, menyamar sebagai aplikasi Finder yang sah dan memberikan akses kepada penyerang terhadap data pengguna.

Secara khusus, melalui backdoor tersebut, penyerang dapat menyebarkan add-on yang telah dimodifikasi ke peramban web pengguna dari jarak jauh, yang kemungkinan digunakan untuk mengganti ekstensi dompet kripto dengan ekstensi berbahaya.

Backdoor tersebut juga dapat digunakan untuk mengganti aplikasi dompet kripto Ledger yang asli dengan klon berbahaya, mengumpulkan informasi sistem atau berkas tertentu milik pengguna, serta berpotensi menjalankan kode secara arbitrer untuk tujuan lainnya.

Pakar keamanan Kaspersky Sergey Puzan mengatakan versi terbaru MacSync memiliki perbedaan signifikan dibandingkan versi sebelumnya, termasuk fitur baru dan rantai infeksi yang lebih kompleks.

"Para pelaku ancaman juga secara aktif mengembangkan teknik rekayasa sosial yang berfungsi sebagai pintu masuk awal ke perangkat korban," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
RI Dorong ASEAN Tancap Gas ...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.