Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menuju Indonesia Emas, OJK Kejar Inklusi Keuangan 98% pada 2045

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 23:59 WIB | Oleh: Tim Penulis

Hal ini seiring dengan kemudahan akses belanja daring dan berbagai layanan keuangan digital.

Kemudahan itu bisa menjadi distraksi bagi anak muda yang melakukan pembelian secara impulsif lewat platform belanja daring.

Kiki mencontohkan penggunaan buy now pay later (BNPL), terutama apabila pengguna belum memiliki penghasilan yang memadai untuk membayarnya.

"Kalau kita lihat anak-anak sekarang memang berbeda dengan jaman saya dulu. Kalau kita dulu enggak banyak distraksi. Sekarang ini luar biasa, dengan adanya program belanja online begitu ya, dan juga semuanya serba mudah, serba cepat. Itu juga godaannya luar biasa," kata dia.

Untuk itu, Kiki meminta pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) memperkuat edukasi dan perlindungan konsumen, termasuk memastikan calon pengguna produk keuangan sudah mempunyai penghasilan dan memahami kewajiban dari penggunaan produk tersebut.

Ia juga mendorong para anak mudah agar membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Sebab, kebiasaan tersebut perlu terus diajarkan agar generasi muda mempunyai kemampuan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

"Jadi memang godaannya sangat besar saat ini, jadi anak-anak harus kita dampingi. Kita persenjatai mereka dengan pengetahuan, supaya kalau mereka punya uang, yang top of mind-nya mereka menabung dulu, baru sekian persen kalau mau dijajanin atau belanja, tapi sudah sesuai target, sudah menabung sekian dulu," tambah Kiki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.