Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Didorong Perkuat Sistem Keamanan Siber

📅 Selasa, 28 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Didorong Perkuat Sistem Keamanan Siber Doc: istimewa
Ket. Tesar Sandikapura Pengamat IDIEC - Investor tidak hanya melihat potensi pasar, tetapi juga tingkat keamanan ekosistem digital.

Investor lebih percaya berinvestasi di negara dengan perlindungan data, keamanan siber, dan tata kelola informasi yang kuat.

Jakarta – Pemerintah didorong memperkuat sistem keamanan siber sebagai fondasi utama untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi digital. Penguatan perlindungan data, keamanan pusat data, serta tata kelola keamanan informasi dinilai menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan investor sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.

Pengamat dari Indonesia Digital Empowering Community (IDIEC) Tesar Sandikapura mengatakan keamanan siber kini tidak lagi sekadar isu teknologi, melainkan telah menjadi salah satu indikator utama yang dipertimbangkan investor selain stabilitas politik, kepastian hukum, dan kemudahan berusaha.

"Ancaman serangan siber memiliki pengaruh yang semakin besar terhadap keputusan investasi. Investor tidak hanya melihat potensi pasar, tetapi juga tingkat keamanan ekosistem digital," kata Tesar, sebagaimana diberitakan Antara di Jakarta, Senin (27/7).

Menurut dia, investor global cenderung lebih percaya menanamkan modal di negara yang memiliki regulasi perlindungan data yang kuat, kesiapan menghadapi insiden siber, serta tata kelola keamanan informasi yang baik.

Ia menilai frekuensi serangan siber kini telah menjadi bagian dari penilaian risiko investasi karena dapat meningkatkan biaya mitigasi, memengaruhi persepsi risiko, hingga menekan proyeksi keuntungan, terutama pada sektor digital, keuangan, manufaktur, dan infrastruktur kritis.

Karena itu, Tesar mendorong pemerintah mempercepat penerapan standar keamanan siber lintas sektor, memperkuat implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber, serta mempererat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi.

Selain itu, ia menyarankan penerapan prinsip security by design, yakni menjadikan aspek keamanan sebagai fondasi sejak tahap perencanaan transformasi digital, bukan hanya sebagai pelengkap setelah sistem berjalan.

"Dengan investasi keamanan pusat data dan ekosistem digital di Indonesia, suatu negara akan memiliki daya saing lebih tinggi dalam menarik investasi global dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital," ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan keamanan digital juga akan memberikan efek berganda bagi berbagai sektor, mulai dari layanan komputasi awan (cloud computing), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), teknologi finansial (fintech), perdagangan elektronik (e-commerce), kesehatan digital, pendidikan digital, logistik, telekomunikasi, energi, hingga industri konstruksi.

"Bahkan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) digital juga akan memperoleh manfaat melalui akses layanan komputasi yang semakin mudah dan efisien," katanya.

Pengembangan ‘Data Center’

Senada dengan itu, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai pemerintah perlu memperkuat perlindungan sistem data siber sebagai fondasi menjaga laju pertumbuhan ekonomi digital nasional.

"Butuh pengembangan data center yang mempunyai keamanan yang dapat diandalkan. Data center bukan hanya dibangun bagus secara fisik namun secara software juga harus mumpuni," kata Huda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Harga Cabai Rawit Rp105.300/Kg, Telur Ayam Rp29.700/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp105.300...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.