Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

20.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Haurwangi

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
20.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Haurwangi Doc: Antara
Ket. Polres Cianjur distribusikan air bersih dengan tangki dan water canon.

Cianjur - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mendistribusikan 20 ribu liter air bersih menggunakan truk tangki dan water canon ke sejumlah desa terdampak kekeringan di Kecamatan Haurwangi setelah warga menghubungi  call center 110.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Jumat, mengatakan pendistribusian air bersih langsung dilakukan melibatkan sekitar 30 orang petugas guna meringankan beban masyarakat selama musim kemarau.

Dimana permintaan air bersih dapat diajukan masyarakat melalui call center 110 yang akan ditanggapi langsung petugas melakukan pendistribusian tidak hanya dengan truk tangki termasuk menggunakan kendaraan taktis water canon.

"Setiap laporan yang masuk melalui 110 akan segera ditindaklanjuti petugas termasuk permintaan bantuan air bersih, dimana langsung dilakukan pendistribusian dengan truk tangki dan water canon," katanya. 

Dia menjelaskan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan selama permintaan masih tinggi selama musim kemarau, termasuk meringankan beban masyarakat lainnya sebagai bentuk hadirnya Polri di tengah kesulitan masyarakat.

Pendistribusian melibatkan berbagai kalangan termasuk BPBD Cianjur, PMI Cianjur, Perumdam Cianjur, dan berbagai lapisan masyarakat lainnya di Cianjur, sehingga berbagai kesulitan masyarakat dapat teratasi dengan cepat.

Tidak hanya pendistribusian air bersih dengan tangki dan water canon, pihaknya membangun sejumlah sumur bor di wilayah yang sulit dilalui kendaraan besar mulai dari utara hingga selatan Cianjur melibatkan jajaran Polsek.

"Kami akan terus membantu masyarakat selama musim kemarau terutama dalam pendistribusian air bersih dan kesulitan masyarakat lainnya, kami berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait lainnya," kata dia.

Seiring musim kemarau yang masih melanda, pihaknya meminta masyarakat ikut serta menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal dengan menggiatkan ronda terutama pada malam hari guna menghindari berbagai hal termasuk kebakaran lahan dan hutan.

"Ini merupakan tugas bersama, sehingga masyarakat dapat membantu melakukan pengawasan serta melapor melalui call center 110 ketika membutuhkan bantuan dan mendapati hal mencurigakan di lingkungan tempat tinggal," katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Luar Negeri
Petani Gaza Garap Pertanian...
Luar Negeri
Denmark-AS Sepakat Pakta Ke...
Advertisement
Pakar Kebencanaan Ungkap “Megathrust” Bagian dari Zona Subduksi

Pakar Kebencanaan Ungkap “Megathrust” Bagian dari Zona Subduksi

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.