Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebih dari 300 Pengemudi di Bandung Jalani Cek Kesehatan Gratis

3 Jumat, 28 Agu 2026, 22:55 WIB | Oleh:
Lebih dari 300 Pengemudi di Bandung Jalani Cek Kesehatan Gratis Lebih dari 300 Pengemudi di Bandung Jalani Cek Kesehatan Gratis Doc: Grab Indonesia
Ket. Seorang mitra pengemudi Grab menjalani pemeriksaan kadar gula darah dalam rangkaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Grab Bandung, Kamis (27/8/2026). Lebih dari 300 mitra pengemudi Grab di Bandung mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan bersama Kementerian Kesehatan RI untuk mendukung deteksi dini penyakit.

BANDUNG – Lebih dari 300 mitra pengemudi Grab mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Grab Indonesia bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) serta sejumlah pemangku kepentingan di Bandung.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Grab Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan promotif dan preventif bagi mitra pengemudi yang memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Grab Indonesia, Kemenkes RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, serta BPJS Ketenagakerjaan Kota Bandung.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara gratis dengan melibatkan tenaga medis profesional dari Dinas Kesehatan Kota Bandung. Peserta mendapatkan sejumlah layanan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh.

Rangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, gula darah sewaktu, profil lipid, serta pemeriksaan mata, gigi, telinga, dan pendengaran.

Peserta juga mendapatkan skrining gejala tuberkulosis (TB) dan pemeriksaan X-ray paru-paru. Selain itu, tersedia pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) atau rekam jantung serta Pemeriksaan Payudara Secara Klinis (Sadanis) bagi mitra pengemudi perempuan. Setelah pemeriksaan, peserta memperoleh konsultasi dokter serta pelayanan obat sesuai kebutuhan medis masing-masing.

Bagi mitra pengemudi yang menghabiskan banyak waktu di jalan, pemeriksaan kesehatan berkala dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini. Hasil pemeriksaan ini dapat menjadi dasar rekomendasi tindak lanjut dari tenaga kesehatan.

Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI, dr. Niken Wastu Palupi, menyampaikan bahwa mobilitas harian mitra pengemudi yang tinggi membuat pemantauan kesehatan secara berkala menjadi krusial.

“Para mitra pengemudi memiliki tingkat mobilitas harian yang tinggi, sehingga pemantauan kondisi kesehatan secara berkala menjadi hal yang penting. Kementerian Kesehatan mengapresiasi langkah kolaborasi Grab Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses layanan kesehatan promotif dan preventif,” ujar dr. Niken.

Ia menambahkan bahwa kondisi fisik pengemudi yang prima tidak hanya berpengaruh pada kesehatan individu, tetapi juga mendukung keselamatan keluarga dan masyarakat pengguna layanan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar, menekankan bahwa aspek kesehatan dan kebugaran pengemudi sangat menentukan keselamatan transportasi.

“Kelaikan operasional transportasi jalan tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga oleh kebugaran pengemudinya. Kami mengapresiasi langkah proaktif Grab Indonesia dalam memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi mitra pengemudi,” kata Dhani.

Perlindungan Sosial bagi Pengemudi

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan secara simbolis manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris mitra pengemudi. Penyerahan manfaat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja mandiri yang menghadapi risiko tinggi di jalan raya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci, Suarni, menggarisbawahi pentingnya perluasan perlindungan sosial bagi pekerja di sektor ekonomi digital.

“Penyerahan manfaat hari ini merupakan bentuk nyata perlindungan sosial bagi tenaga kerja, termasuk mitra pengemudi pada platform digital. Melalui kolaborasi dengan Grab, kami terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak mitra mendapatkan perlindungan dari risiko kerja,” ujar Suarni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.