Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5 Bus Massa Pati Meluncur ke Jakarta, AMPB Bawa Tuntutan RUU Perampasan Aset

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
5 Bus Massa Pati Meluncur ke Jakarta, AMPB Bawa Tuntutan RUU Perampasan Aset Doc: Antara
Ket. Tumpukan logistik massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) hasil dari donasi masyarakat yang dikumpulkan di depan gedung DPR, Jakarta pada Rabu (26/8).

Jakarta - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyatakan dukungan masyarakat berupa logistik dan donasi menjadi bekal keberangkatan massa dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk mengikuti aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8).

Koordinator AMPB Supriyono alias Botok mengatakan keberangkatan massa dilakukan secara swadaya dengan dukungan donasi masyarakat.

“Swadaya dari teman-teman dan donasi dari masyarakat,” kata Botok saat ditemui di Jakarta, Rabu (26/8).

Ia menyebut sebanyak lima bus dari Pati dijadwalkan berangkat menuju Jakarta pada Rabu untuk mengikuti aksi pada Kamis.

Menurut Botok, dukungan tersebut menunjukkan perhatian masyarakat terhadap aspirasi yang dibawa AMPB, khususnya terkait pemberantasan korupsi dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

“Ini bukti dukungan masyarakat kepada aspirasi hukuman mati koruptor dan segera disahkan RUU Perampasan Aset koruptor,” ujarnya.

Dukungan logistik juga terlihat di sekitar lokasi berkumpulnya peserta aksi di Jakarta. Sejumlah masyarakat membawa makanan dan air mineral untuk dibagikan kepada massa.

Botok mengatakan AMPB telah berkonsolidasi dengan sejumlah kelompok masyarakat dari berbagai daerah yang memiliki aspirasi serupa. Ia menegaskan kehadiran mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap pemberantasan korupsi.

AMPB membawa dua tuntutan utama, yakni mendorong segera disahkannya RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.

Botok menegaskan aksi tersebut akan berlangsung damai dan tidak membawa agenda politik untuk melengserkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Tidak ada lengserkan Prabowo-Gibran. Kita mendukung pemerintahan Prabowo agar lebih baik,” katanya.

Ia menjelaskan AMPB sebelumnya telah menyampaikan aspirasi serupa di Kabupaten Pati pada 13 Agustus dengan meminta DPRD Kabupaten Pati mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.

Kedatangan ke Jakarta dilakukan setelah AMPB mengetahui adanya rencana aksi masyarakat Jabodetabek dengan isu serupa pada 27 Agustus.

“Kita datang ke DPR RI untuk memberi masukan agar segera disahkan RUU tersebut,” ujar Botok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
  • Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!
    Preview komentar:
    Artikel yang sangat informatif mengenai potensi elektrifikasi kendaraan; ...
Advertisement
injourney

Karhutla Juga Terjadi di Gunung Geulis Sukabumi

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Karhutla Juga Terjadi di Gu...
Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di DPR, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di DPR, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.