Kemenaker Apresiasi Program Gampang Kerja Pemkot Tangerang
📅 Selasa, 25 Agu 2026, 13:57 WIB | Oleh: Ilham SudrajatTANGERANG - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam mengakselerasi penyerapan tenaga kerja melalui program keberpihakan masyarakat.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah program Gampang Kerja, sebagai bagian dari komitmen layanan unggulan daerah yakni 3G: Gampang Kerja, Gampang Sembako, dan Gampang Sekolah.
Direktur Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Kemenaker, Arnando Jujur Pardamean Siregar, menyatakan program Gampang Kerja sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan persyaratan formal.
"Apa yang dilaksanakan Pemkot Tangerang sudah selaras dan sejalan dengan visi program Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian Ketenagakerjaan hingga tingkat daerah. Kemenaker memastikan setiap warga yang memenuhi syarat mendapatkan kesempatan kerja yang adil," ucap Arnando.
Ia juga menilai inovasi Job Fair Online yang rutin digelar Disnaker Kota Tangerang sebagai langkah progresif yang memudahkan warga dalam mengakses dunia kerja. Guna memperluas jangkauan, Kemenaker mendorong agar sistem pencarian kerja digital Pemkot Tangerang dapat terintegrasi langsung dengan platform Pusat Pasar Kerja (PaskerID) milik Kemenaker.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Melalui integrasi dengan Pusat Pasar Kerja Kemenaker, warga Kota Tangerang tidak hanya terbatas pada peluang karier di dalam daerah. Mereka juga bisa mengakses berbagai kesempatan kerja di seluruh wilayah Indonesia yang sesuai dengan keahlian dan kompetensinya," ujar dia.
Ke depan, Kemenaker berharap Pemkot Tangerang terus meyakinkan kesiapan angkatan kerjanya sejak dini melalui penguatan pelatihan vokasi dan perluasan program Magang Nasional dengan melibatkan perusahaan-perusahaan di Tangerang.
"Masyarakat perlu dibekali pengetahuan terkait perlindungan pekerja, hak dan kewajiban, serta syarat kerja. Dengan begitu, saat masuk dunia kerja mereka tidak berangkat dari nol, tetapi benar-benar siap. Tentu ini membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari rekan-rekan Disnaker serta dukungan publikasi masif dari Dinas Kominfo," harap Arnando. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!