Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Nasional, Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Bioetanol PTPN I

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 12:03 WIB | Oleh:
Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Nasional, Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Bioetanol PTPN I Doc: Dok . Istimewa

MALANG - PT Perkebunan Nusantara I (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangandan energi nasional melalui hilirisasi tebu menjadi bioetanol.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi PTPN I (Persero) pada Panen Raya TNI dalam rangka Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan sejumlah booth yang menampilkan komoditas strategis dan produk hilirisasi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Salah satu booth yang dikunjungi adalah booth PTPN I (Persero). Dalam kesempatan tersebut, Presiden beserta rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras yang memaparkan pengembangan bioetanol hasil hilirisasi tetes tebu melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak perusahaan PTPN I (Persero).

"Melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero), kami mengolah tetes tebu menjadi bioetanol dengan kapasitas produksi 100 kiloliter per hari. Bioetanol tersebut dimanfaatkan sebagai fuel grade etanol untuk campuran bahan bakar, termasuk Pertamax Green 95. Selain itu, kami juga menghasilkan extra neutral alcohol untuk kebutuhan kosmetik dan farmasi, spiritus, serta pupuk hayati," jelas Rivai dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.

Dalam sambutannya, Presiden Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, Polri, pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat, menjadi fondasi dalam mewujudkan kemandirian bangsa.

"Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa. Saya mengajak semua kekuatan bangsa, bersatulah untuk bangsa dan rakyat kita," ujar Presiden.

Senada dengan hal tersebut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa Panen Raya TNI merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara TNI, pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

"Capaian ini adalah hasil dari sinergi TNI, pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Kami memohon arahan Bapak Presiden agar seluruh program yang kami laksanakan tetap selaras dengan kebijakan pemerintah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia," ujar Panglima TNI.

Panglima TNI juga menekankan bahwa hilirisasi tebu menghasilkan berbagai produk bernilai tambah, di antaranya molase, bioetanol, bahan baku industri dan farmasi, pupuk organik, serta produk turunan lainnya yang memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.

Sejalan dengan upaya tersebut, PTPN I (Persero) terus memperkuat hilirisasi tebu melalui pengembangan bioetanol sebagai salah satu energi terbarukan.

Selain dimanfaatkan sebagai fuel-grade etanol untuk campuran bahan bakar, bioetanol yang dihasilkan juga menjadi bahan baku berbagai produk turunan, seperti extra neutral alcohol untuk industri kosmetik dan farmasi, spiritus, serta pupuk hayati.

Pengembangan hilirisasi ini menjadi bagian dari komitmen PTPN I (Persero) dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan melalui inovasi yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Ekonomi
PT KAI Targetkan 1,4 Miliar...
Megapolitan
Polisi Temukan Potongan Tub...

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.