Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Tangerang Dorong Penguatan Dukungan ASI Eksklusif untuk Ibu Bekerja

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 13:50 WIB | Oleh:
Dinkes Tangerang Dorong Penguatan Dukungan ASI Eksklusif untuk Ibu Bekerja Doc: Dinas Kominfo Kota Tangerang/IMAM DWI SAPUTRA

TANGERANG - Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Seminar ASI Eksklusif dalam rangka Bulan Menyusui Nasional di Ruang Al-Amanah Lantai 5, Puspem Kota Tangerang, Senin (24/8).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Yayasan Project HOPE Indonesia dan AIMI ini diikuti 140 peserta dari perwakilan OPD, kecamatan, kelurahan hingga puskesmas.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangerang, drg Sari Nur Arofah, menegaskan kegiatan seminar tersebut digelar sebagai bentuk advokasi untuk mendorong instansi pemerintah dan sektor swasta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi ibu menyusui, sehingga pemenuhan ASI eksklusif hingga anak berusia dua tahun dapat terwujud.

"Harapan kami, seminar ini menjadi pemicu bagi seluruh instansi dan dunia usaha di Kota Tangerang untuk menciptakan lingkungan kerja yang ramah ibu dan bayi demi tercapainya target ASI eksklusif," kata drg Sari.

Sementara itu, Program Manager Maternal and Newborn Health Yayasan Project HOPE Indonesia, dr Tutut Sri Purwanti, menyampaikan keberhasilan menyusui membutuhkan support system yang kuat, terutama dari lingkungan kerja. Melalui pilar program HerWay, Project HOPE konsisten mendukung kesehatan ibu dan anak.

"Menyusui adalah perjuangan yang butuh dukungan penuh. Regulasi perlu diturunkan hingga ke tingkat OPD dan perusahaan agar menyediakan ruang laktasi yang layak serta memberikan kelonggaran waktu memerah ASI," ujar Tutut.

Di tempat sama, Sekretaris Jenderal AIMI, Lianita Prawindarti, mengapresiasi capaian cakupan ASI eksklusif Kota Tangerang yang sudah berada di atas rata-rata nasional 61 hingga 62%. Ia juga menekankan pentingnya efektivitas fasilitas laktasi di tempat kerja.

"Ruang laktasi jangan hanya formalitas untuk menggugurkan kewajiban. Kebijakan manajemen harus nyata memberikan kesempatan bagi pekerja perempuan untuk memerah ASI sesuai kebutuhan. Perlindungan dari promosi susu formula juga harus diperkuat melalui regulasi daerah," tegas Lianita.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkot Tangerang berkomitmen untuk terus mendorong pemenuhan hak ibu dan anak demi mencetak generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Kemenaker Apresiasi Program...
Luar Negeri
AS Beri Sanksi Ekonomi ke I...
Daerah
Polisi Tangkap Tiga Pelaku ...
Olahraga
Petenis Putri Indonesia Ald...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.