Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

LAKON Indonesia Tutup BRI JF3 Fashion Festival 2026 dengan Koleksi HARSA

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 12:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
LAKON Indonesia Tutup BRI JF3 Fashion Festival 2026 dengan Koleksi HARSA Doc: IST
Ket.  LAKON Indonesia akan menutup rangkaian BRI JF3 Fashion Festival 2026 melalui presentasi koleksi terbarunya HARSA pada 29 Juli 2026.

JAKARTA — LAKON Indonesia akan menutup rangkaian BRI JF3 Fashion Festival 2026 melalui presentasi koleksi terbarunya bertajuk HARSA pada 29 Juli 2026.

JF3 Fashion Festival Fashion Festival merupakan inisiatif Summarecon yang didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dengan BRI sebagai sponsor.

HARSA akan menghadirkan babak baru dalam perjalanan kreatif LAKON Indonesia sekaligus memperlihatkan bagaimana karya tangan Indonesia terus berkembang melalui bahasa desain yang modern dan relevan.

Diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti kebahagiaan, HARSA menjadi kelanjutan dari perjalanan yang dimulai melalui Urub dan Pasar Malam. Jika Urub berbicara tentang semangat yang terus menyala, dan Pasar Malam merayakan kehidupan serta pertemuan manusia di dalamnya, maka HARSA menjadi refleksi tentang menikmati perjalanan, menghargai setiap proses, dan mensyukuri segala hal yang lahir darinya.

Di tengah dunia yang semakin menghargai kecepatan, HARSA justru mengajak kita merayakan sesuatu yang tidak dapat dipercepat: proses, keterampilan, dan waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan sebuah karya. Sebuah pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu ditemukan pada tujuan akhir, melainkan pada keberanian untuk terus belajar, berkarya, dan bertumbuh. Nilai inilah yang menjadi landasan koleksi terbaru LAKON Indonesia.

Melalui koleksi ini, LAKON Indonesia memberikan penghormatan kepada para perajin, pembatik, pembordir, penjahit, dan seluruh tangan yang terlibat dalam setiap tahap penciptaan. Setiap busana menjadi representasi dari dedikasi, keterampilan, serta kecintaan terhadap karya tangan Indonesia yang terus dikembangkan melalui bahasa desain yang relevan dengan kehidupan masa kini.

Koleksi ini masih berada di bawah arahan Creative Director Irsan, menandai koleksi kesembilannya bersama LAKON Indonesia. Sebagai salah satu desainer senior Indonesia dengan pengalaman panjang di industri fashion, Irsan menghadirkan perspektif yang matang dalam membangun keseimbangan antara kreativitas, fungsi, dan kualitas eksekusi.

Pengalamannya menjadi fondasi penting dalam memperkuat karakter LAKON Indonesia,  membentuk bahasa desain yang terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya.

Kolaborasi yang kini memasuki koleksi kesembilan juga mencerminkan keyakinan LAKON Indonesia bahwa identitas sebuah brand tidak dibangun dalam satu musim, melainkan melalui proses yang konsisten, dialog kreatif yang berkelanjutan, serta keberanian untuk terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi fondasinya.

Setelah mengeksplorasi pendekatan streetwear melalui koleksi Urub, kali ini ia menghadirkan siluet yang lebih lembut, ringan, dan elegan dengan eksplorasi yang bergerak dari daily wear hingga daily wear deluxe.

Kekayaan batik dan bordir karya tangan Indonesia diterjemahkan ke dalam bahasa desain yang modern melalui permainan proporsi, konstruksi, serta eksplorasi material seperti katun poplin, katun voile, satin duchess, dan organza. Hasilnya adalah koleksi yang terasa ringan, elegan, dan kontemporer, menghadirkan kemewahan secara subtil tanpa kehilangan fungsi sebagai pakaian yang hadir dalam kehidupan sehari-hari.

"Selama delapan tahun membangun LAKON Indonesia, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya datang ketika sebuah karya selesai. Kebahagiaan justru hadir dalam setiap proses yang kami jalani - ketika berdiskusi, bereksperimen, menyelesaikan berbagai tantangan, hingga melihat hasilnya yang terus berkembang. Perjalanan itu yang membawa kami hingga hari ini,” ujar Thresia Mareta, Founder LAKON Indonesia, Co-Initiator PINTU Incubator, dan Advisor to JF3 Fashion Festival.

“HARSA lahir dari rasa syukur atas perjalanan tersebut. Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, kami diingatkan bahwa ada hal-hal yang memang tidak seharusnya dipercepat. Sebuah karya tangan membutuhkan waktu, kesabaran, ketelitian, dan hati. Justru di situlah letak nilainya,” paparnya.

Melengkapi presentasi, dihadirkan Euneun, brand tas asal Korea Selatan yang dikenal melalui pendekatannya terhadap desain yang elegan dan fungsional. Koleksi tas Euneun akan melengkapi tampilan di atas runway, menghadirkan dialog visual antara karya LAKON Indonesia dan Euneun melalui apresiasi yang sama terhadap kualitas, craftsmanship, dan desain yang berkarakter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Megapolitan
Anak Harus Aman dan Nyaman ...

Dua Tugas yang Langsung Disematkan kepada Jampidsus Baru

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Dua Tugas yang Langsung Dis...
Megapolitan
Ada Apa Kopassus Sampai Dik...
Megapolitan
Pertanian Perkotaan Terus D...

Festival Kali Pasir Libatkan Masyarakat Sekitar

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Festival Kali Pasir Libatka...

Layanan Kesehatan Mamuju Masih Harus Terus Ditingkatkan

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Layanan Kesehatan Mamuju Ma...

Catatan Waktu Masih Terus Menjadi Fokus Ni Made

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Catatan Waktu Masih Terus M...

Pemain Bertahan Ceko Direkrut PSIM Yogyakarta

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Bertahan Ceko Direkr...
Olahraga
Piala Presiden Menjadi Ajan...

Sisi Wisata Kesehatan Belum Digarap Serius  

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Sisi Wisata Kesehatan Belum...
Ada Demo di Empat Titik Kawasan Jakpus, Polisi Siagakan 687 Personel Gabungan

Ada Demo di Empat Titik Kawasan Jakpus, Polisi Siagakan 687 Personel Gabungan

24 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.