Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serangan Udara Militer Hantam Sebuah Biara

📅 Senin, 24 Agu 2026, 02:55 WIB | Oleh:
Serangan Udara Militer Hantam Sebuah Biara Doc: Istimewa
Ket. Bagian aula dari sebuah biara di Kotapraja Myaung di wilayah Sagaing tengah, Myanmar, porak-poranda akibat serangan udara. Serangan udara yang dilakukan militer Myanmar pada akhir pekan lalu itu telah menewaskan 14 warga.

YANGON - Serangan udara militer Myanmar di sebuah biara tempat warga sipil berkumpul untuk retret meditasi yang menandai masa prapaskah Buddha, telah menewaskan 14 orang, kata dua pejuang pemberontak yang menyaksikan serangan tersebut.

Serangan pada hari Jumat (21/8) itu menghantam aula biara sekitar jam 9 pagi di Kotapraja Myaung di wilayah Sagaing tengah, menewaskan 11 pria dan tiga perempuan, lapor Nway Oo Myaung, seorang pemberontak prodemokrasi yang membantu mengevakuasi korban tewas pada Jumat lalu.

"Sejak perayaan masa prapaskah Buddha, sejumlah orang lanjut usia telah memasuki pusat meditasi selama tiga bulan," kata Nway Oo Myaung. "Mereka yang terbunuh, usianya antara 50 dan 70 tahun. (Serangan) ini bukan target yang salah, mereka sengaja menyerang sebuah biara," imbuh dia.

Pejuang oposisi lokal kedua, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan pada hari Sabtu (22/8) bahwa lima orang tewas berasal dari desanya dan sembilan korban tewas lainnya berasal dari desa lain.

"Saat kami mencoba menyelamatkan orang, pesawat datang untuk mengebom untuk kedua kalinya," kata dia.

Atas serangan udara ini pihak militer Myanmar belum mengeluarkan keterangan apa pun.

Terbitkan Laporan

Militer Myanmar memicu perang saudara ketika merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2021, menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi dan menahan peraih Hadiah Nobel Perdamaian tersebut.

Selama lima tahun terakhir, lebih dari 100.000 orang diperkirakan tewas di semua sisi ketika militer memerangi serangkaian pemberontak prodemokrasi dan etnis minoritas.

Penyelidik PBB dari Mekanisme Investigasi Independen untuk Myanmar (IIMM) pekan lalu menerbitkan sebuah laporan yang menuduh militer melakukan serangan udara tanpa pandang bulu dan disengaja terhadap warga sipil.

Bangunan umum, paling sering biara dan sekolah, sering kali menjadi lokasi serangan udara yang dilaporkan.

Pemerintah Myanmar menyebut publikasi IIMM sebagai tuduhan sepihak terhadap pasukan keamanan Myanmar berdasarkan informasi yang tidak dapat diverifikasi dan tidak akurat. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Masuk Rumah Sa...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.