Kebutuhan Dasar, Logistik, dan Keselamatan Korban, Prioritas Penanganan Gempa NTT
📅 Jumat, 21 Agu 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSelain itu, Presiden Prabowo Subianto juga memastikan bantuan pemerintah pusat yang dikoordinasikan melalui BNPB. Dukungan ke BNPB sudah turun dari Presiden dan harapannya penanganan dapat berjalan efektif.
BNPB meminta kepala daerah menetapkan status tanggap darurat bencana, untuk kemudian ditindaklanjuti dengan pengaktifan pos komando (posko) sehingga penanganan berjalan secara terkoordinasi, terpadu, dan efektif.
Dengan pengaktifan posko di kabupaten terdampak akan mempermudah koordinasi pendataan dampak, pencarian dan pertolongan, serta penanganan pengungsi jika diperlukan.
BNPB juga telah menggerakkan sejumlah bantuan darurat pada kesempatan pertama. Bantuan tersebut dimobilisasi dari gudang logistik BNPB di Flores Timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejumlah kementerian dan lembaga lain juga telah menggerakkan sumber daya menuju lokasi bencana, di antaranya Basarnas mengerahkan tim khusus SAR dari beberapa wilayah, seperti Bali dan Nusa Tenggara Barat, untuk membantu evakuasi dan penyelamatan korban yang tertimpa reruntuhan.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum berkoordinasi dengan sumber daya di daerah untuk menangani material longsor di akses jalan maupun sungai akibat gempa, Kementerian Sosial di mana bantuan sudah mulai digerakkan dari gudang logistik Kupang, NTT. Bantuan ini didorong menuju wilayah terdampak, seperti Ngagekeo dan Sikka. Selain bantuan, personel Tagana juga digerakkan menuju lokasi terdampak. Kementerian Sosial siap dengan pengaktifan dapur umum dan pelayanan psikososial.
Kementerian Kesehatan akan mengaktifkan Health Emergency Operation Center (HEOC) di tingkat pusat dan daerah. Menteri Kesehatan akan memimpin rapat awal HEOC pada Sabtu malam, antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Tim dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan juga segera diberangkatkan bersama tim BNPB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sektor perhubungan, kementerian terkait menyampaikan lima di antara 15 bandara di NTT yang terdampak gempa. Meski demikian, seluruh landasan pacu masih dapat digunakan. Kerusakan hanya terjadi pada terminal bandara.
Sedangkan pelabuhan, terdapat dua fasilitas yang mengalami rusak berat. Pelabuhan lain masih dapat digunakan, sedangkan pelabuhan penyeberangan ada dua fasilitas terdampak. Dalam membantu penanganan darurat, Kementerian Perhubungan menyiagakan helikopter dan pesawat untuk digunakan di bawah koordinasi BNPB.
Dari unsur TNI dan Polri, personel dan alutsista digerakkan menuju wilayah-wilayah terdampak, termasuk pengerahan pesawat dan kapal laut militer.
Seperti Apa penanganannya?
Penanganan darurat dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi di berbagai titik terdampak. Jajaran pemerintah membagi tugas menyisir wilayah yang membutuhkan bantuan cepat, seperti pergerakan bantuan logistik menuju Kecamatan Reo di Manggarai hingga wilayah terisolasi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.
Koordinasi intensif juga terus dilakukan bersama Satuan Tugas (Satgas) DPR RI serta kementerian/lembaga terkait melalui sistem luring maupun video conference guna memastikan masa tanggap darurat berjalan efektif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!