Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, 12.880 Personel Turun Tangan

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 00:04 WIB | Oleh:
Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, 12.880 Personel Turun Tangan Doc: Antara foto/HO BPBD Kabupaten PPU
Ket. Foto udara karhutla di Kelurahan Sepan, Penajam Paser Utara, Kaltim, pada Rabu (19/8).

JAKARTA - Kementerian Kehutanan mengerahkan sebanyak 12.880 personel gabungan dalam operasi pemadaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan yang kini telah memasuki hari ke-48 penanganan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan Yudho Mustiko dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa operasi intensif tersebut melibatkan personel Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, TNI, Polri, BPBD, DLHK, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat terkait.

"Operasi belum selesai. Pemadaman darat dan udara terus berjalan, terutama di lokasi yang membutuhkan penanganan panjang," kata dia.

Dia menjelaskan bahwa khusus dari unsur Kemenhut, ada sebanyak 758 personel Manggala Agni dikerahkan di lapangan, terdiri atas 265 personel di Kalimantan Barat, 208 di Kalimantan Tengah, 174 di Kalimantan Selatan, dan 111 di Kalimantan Timur.

Kemenhut juga menyiagakan 45 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Jawa, Sulawesi, dan Kalsel untuk memperkuat area rawan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Skema penanganan karhutla yang dilakukan secara terpadu itu memanfaatkan pemadaman darat, pembasahan lahan gambut, serta dukungan udara berupa patroli dan penyiraman air dari udara atau water bombing.

"Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca telah dilaksanakan sebanyak 45 kali penerbangan dengan menyemai 45 ton bahan semai guna merangsang pertumbuhan awan hujan," cetus Yudho.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menegaskan penanganan karhutla yang panjang ini berfokus pada perlindungan keselamatan warga serta efektivitas tim di garis depan, sekaligus mengimbau perusahaan dan masyarakat untuk memperketat penjagaan mencegah munculnya titik api baru.

Kemenhut mengkonfirmasi berdasarkan data sementara, total luas karhutla di Kalimantan mencapai puluhan ribu hektare, dengan rincian 38.319 hektare di Kalimantan Barat, 8.019 hektare di Kalimantan Selatan, 7.635 hektare di Kalimantan Tengah, 2.715 hektare di Kalimantan Timur, dan 400 hektare di Kalimantan Utara.

Memasuki pekan ketujuh operasi, Kemenhut menerapkan skema rotasi personel, pemeriksaan kesehatan rutin, penguatan logistik, serta pembuatan sumur bor darurat di sekitar lokasi kebakaran untuk mempermudah pasokan air pemadaman.

"48 hari operasi menunjukkan beratnya pekerjaan menghadapi karhutla namun semakin banyak kebakaran yang bisa kita cegah sejak awal, semakin kecil risiko yang harus ditanggung masyarakat dan lingkungan,” kata Dwi Januanto

Kemenhut, menurut dia secara prinsip tekah menjalankan kebijakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam menghadapi periode rawan karhutla dengan memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan kemampuan merespons kebakaran sejak dini.

Kerja Manggala Agni bersama MPA, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, sukarelawan, dunia usaha, dan masyarakat ini dinilai menjadi kekuatan penting untuk menjaga hutan sekaligus melindungi kesehatan, keselamatan, ruang hidup, dan aktivitas ekonomi masyarakat dari dampak kebakaran.

"Pemerintah mengajak seluruh pihak menjaga wilayahnya, menghindari aktivitas yang dapat memicu api, dan segera melaporkan setiap indikasi kebakaran agar dapat ditangani sebelum meluas," cetusnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.