Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Bikin Cemas! Kabut Asap Pekat Ganggu Penerbangan, Pesawat ke Bandara Muara Teweh Kembali Dibatalkan

29 Sabtu, 22 Agu 2026, 00:01 WIB | Oleh:
Bikin Cemas! Kabut Asap Pekat Ganggu Penerbangan, Pesawat ke Bandara Muara Teweh Kembali Dibatalkan Bikin Cemas! Kabut Asap Pekat Ganggu Penerbangan, Pesawat ke Bandara Muara Teweh Kembali Dibatalkan Doc: Antara foto/HO-Bandara Muhammad Sidik
Ket. Kabut asap dengan jarak pandang sekitar 1500 meter menutup kawasan Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Jumat (21/8).

MUARA TEWEH - Penerbangan dari dan ke Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dalam tiga hari terakhir kembali dibatalkan karena terganggu kabut asap.

"Hari ini, atau hari ketiga ada dua jadwal penerbangan yang dibatalkan ke Muara Teweh, akibat kabut asap kembali tebal," kata Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh Muhammad Amrillah K di Muara Teweh, Jumat.

Menurut dia, maskapai yang batal terbang ke Muara Teweh pada Jumat jadwalnya ada dua kali penerbangan maskapai Wings Air dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, rencananya penerbangan pada pagi namun tidak ada penumpang dan jadwal siang hari semestinya dari Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru, ada 40 penumpang dan sebaliknya dari Muara Teweh sekitar 26 orang.

Namun penerbangan tersebut dibatalkan karena kabut asap di Bandara Haji Muhammad Sidik hari ini jarak pandang masih belum aman bagi penerbangan hanya 1500 meter.

"Kita harapkan beberapa hari ke depan kabut asap segera berkurang dan penerbangan normal kembali," kata Amrillah.

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Barito Utara Renysa Lidiano mengatakan jarak pandang mendatar di Stasiun Meteorologi (Stamet) Haji Muhammad Sidik Muara Teweh berdasarkan pengamatan observasi permukaan sepanjang hari ini sejak pagi hingga sore hari kabut asap bervariasi dari jarak pandang 1,5 kilometer sampai 4 km.

"Kami memang mendeteksi adanya titik panas di wilayah Barito Utara, tetapi titik hotspot tidak serta-merta menunjukkan bahwa asap yang dirasakan di Muara Teweh berasal dari daerah ini. Untuk memastikan asal asap atau sumber asap, perlu analisis tambahan. Jadi saat ini kami belum dapat memastikan apakah sumbernya berasal dari Muara Teweh atau dari wilayah lain. Kabut asap dapat berasal dari sumber lokal sekitar Muara Teweh maupun terbawa angin dari wilayah lain," katanya.

Dia mengatakan, pergerakan kabut asap sangat dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin. Berdasarkan kondisi saat ini angin secara umum bergerak ke arah Barat Laut - Timur Laut.

"Untuk kondisi angin saat ini berdasarkan data pengamatan hari ini di Muara Teweh, angin permukaan cenderung calm atau tenang, dan pada satu periode teramati berubah-ubah dengan kecepatan sangat lemah sekitar 2 knot," jelas Renysa.

Berdasarkan peta sebaran titik panas (hotspot) di Kalimantan Tengah tanggal 21 Agustus 2026 jam 00.00 - 18.00 WIB jumlah hotspot 2884 titik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Dorong Pem...

PT KAI Luncurkan Kampanye "Ayo Naik Kereta"

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Luncurkan Kampanye "...
Luar Negeri
Swiss Buka Pintu Tuan Rumah...
Megapolitan
Kolaborasi Dinamis dan Prod...
Nasional
Mentan Minta Usut Tuntas Du...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.