Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajara secara Daring
📅 Jumat, 21 Agu 2026, 06:50 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
PONTIANAK – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pontianak semakin parah. Untuk menyelamatkan Kesehatan anak-akan didik, dewan setempat mengharapkan agar mereka belajar dari rumah secara daring.
Ketua DPRD Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Satarudin, minta Disdikbud setempat mempertimbangkan penerapan pembelajaran secara daring mengingat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti wilayah tersebut.
"Keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi perhatian utama apabila kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat dan belum memungkinkan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tatap muka," kata Satarudin di Pontianak, Kamis.
Satarudin mengatakan karhutla merupakan fenomena yang hampir terjadi setiap tahun, meski kondisi Kota Pontianak saat ini relatif aman karena hujan telah turun dalam beberapa waktu terakhir.
“Karhutla ini fenomena yang terjadi setiap tahun, pembakaran lahan. Tapi sudah kita imbau untuk tidak membakar lahan. Kalau Pontianak masih amanlah. Yang jelas sudah ada hujan, air tidak asin lagi, tapi kabut masih ada,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, kondisi kualitas udara perlu menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan pembelajaran di sekolah, terutama ketika kabut asap masih cukup tebal.
“Saya harap Pemerintah Kota Pontianak melalui wali kota, kalau kualitas udara tidak layak untuk sekolah, diliburkan lagi sambil melihat informasi dari BMKG,” ujarnya.
Ia menyebut berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi kabut asap berpotensi masih berlangsung hingga September. Karena itu, pemerintah dan masyarakat diminta tetap waspada terhadap dampak karhutla terhadap kesehatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Infonya sampai bulan sembilan seperti ini. Mudah-mudahan ada hujan dan angin, asapnya akan berkurang” ujarnya.
Satarudin berharap hujan kembali turun secara merata sehingga dapat membantu mengurangi konsentrasi asap dan memperbaiki kualitas udara di Kota Pontianak.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar hujan segera turun dan kondisi udara kembali membaik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!