Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Kuatkan Diri sebagai Rumah Keberagaman

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Jakarta Kuatkan Diri sebagai Rumah Keberagaman Doc: ANTARA/Adimas Raditya
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo

JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyatakan Jakarta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi sebagai cerminan status kota rumah bagi keberagaman. “Komitmen tersebut terlihat dari kebijakan pemerintah provinsi dalam memfasilitasi berbagai ruang perayaan bagi seluruh kelompok masyarakat,” tandas Pramono.

Dia menyatakan itu menanggapi Jakarta menjadi kota pertama tuan rumah penyelenggaraan “Harmony in Diversity Award 2026.” Ini adalah ajang anugerah keberagaman yang berlangsung 14-15 Juli. Ajang penghargaan bergengsi tingkat Asia Tenggara itu menjadi wadah untuk memperkuat komunitas regional yang berlandaskan solidaritas, kepercayaan, dan kepedulian antarsesama.

“Kami memandang acara ini sebagai komitmen kolektif untuk memperkuat perdamaian, persahabatan, serta persatuan warga di seluruh Asia Tenggara di tengah kondisi dunia yang semakin kompleks,” ujar Pramono Anung dalam acara “Welcoming Dinner” di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, dikutip dari siaran pers Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta, Selasa malam.

Kegiatan mulai dari Christmas Carol Kolosal, perayaan Imlek, parade Ogoh-ogoh, Jakarta Bedug Kolosal, hingga Waisak, semuanya mendapat ruang di kota ini. “Keberagaman adalah sumber kekuatan utama Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian penganugerahan penghargaan bagi insan inspiratif yang berjasa memperkuat persatuan warga dan membangun harmoni di tengah keberagaman budaya, agama, etnis, dan bahasa. Pada tahun itu, penghargaan diberikan kepada Kardinal Orlando Beltran Quevedo atas perannya memediasi konflik di Mindanao, termasuk melalui “Bishops-Ulama Conference”.

Kiprah Kardinal Quevedo menunjukkan bahwa dialog lintas agama dan komunitas mampu membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan.

Hadir dalam kesempatan tersebut mantan Presiden Singapura Halimah Yacob, Founder and Chair of 5P Global Movement Arsjad Rasjid, serta dua mantan Menteri Luar Negeri: Retno Marsudi dan Marty Natalegawa. Seluruh rangkaian kegiatan itu diinisiasi oleh Temasek Foundation (Singapura) bersama 5P Global Movement (Indonesia) dan diluncurkan 1 Agustus 2025 di Singapura.

Pemimpin Asean

Sementara itu, Temasek Foundation bersama 5P Global Movement menggelar Harmony in Diversity Award untuk memberikan penghargaan kepada individu-individu yang telah berkontribusi luar biasa dalam membangun harmoni di masyarakat dari berbagai latar belakang budaya di Asia Tenggara. “Dengan mengapresiasi para agen perubahan yang menginspirasi, penghargaan ini bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap berbagai inisiatif harmoni di kawasan, mendorong dialog yang bermakna, serta memperkuat jejaring individu dan organisasi yang berkomitmen memajukan harmoni di Asia Tenggara,” kata William Sabandar selaku Chairman 5P Global Movement Indonesia. 

Menurutnya, inisiatif ini mencerminkan aspirasi bersama negara-negara di kawasan untuk memperkuat saling pengertian di tengah masyarakat yang semakin beragam. Keberagaman merupakan salah satu kekuatan terbesar Asia Tenggara. Namun harmoni tidak terjadi begitu saja. Harmoni dibangun melalui dialog, kepercayaan, dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari. 

William menegaskan, penghargaan Harmony in Diversity bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada individu-individu yang mendedikasikan hidupnya bagi upaya tersebut. Juga menginspirasi lebih banyak orang di kawasan untuk menjadi pembangun harmoni di komunitas mereka masing-masing. 

Ia menambahkan bahwa penghargaan ini dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar sebuah program penghargaan tahunan.Telah diberikan penghargaan kepada satu sosok yang luar biasa. Namun sesungguhnya, inisiatif ini adalah tentang ribuan orang di seluruh Asia Tenggara yang melalui tindakan sederhana setiap hari memperkuat rasa saling percaya, saling memahami, dan saling menghormati di tengah masyarakat.

Dia berharap penghargaan ini menjadi sebuah platform yang menghubungkan kisah-kisah inspiratif tersebut, mendorong kolaborasi, serta menginspirasi generasi mendatang. Sredangkan Senior Director Temasek Foundation, Ling Pei Shan, menyampaikan penghargaan tersebut merupakan bagian dari komitmen yang lebih luas untuk mendukung masyarakat yang lebih kuat dan tangguh melalui kemitraan serta tujuan bersama.

Orlando Beltran Quevedo adalah seorang Kardinal dari Filipina yang menerima penghargaan Harmony in Diversity atas dedikasinya selama puluhan tahun dalam membangun perdamaian dan dialog antaragama di Mindanao.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Tol Kataraja Perkuat Koneks...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.