Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut

5 Jumat, 21 Agu 2026, 10:23 WIB | Oleh:
Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut Doc: ist
Ket. motor listrik

JAKARTA – Masyarakat yang ingin memperoleh potongan harga motor listrik karena disubsidi pemerintah 5 juta, bisa melirik beberapa merek berikut. Setelah mendapatkan potongan subsidi, beberapa motor bahkan berada di kisaran 6 jutaan.

Salah satu yang dapat dilirik adalah merek Exotic Mizone yang ditawarkan dengan harga relatif terjangkau. Dengan adanya subsidi, harganya bisa turun menjadi 6 jutaan.

Merek lainnya yang mendapat potongan adalah Selis Agats, hanya setelah diberi subsidi harganya sedikit lebih tinggi, sekitar 6,5 juta. Desainnya cukup praktis untuk digunakan sebagai kendaraan harian di kawasan perkotaan.

Volta 401 adalah merek lain dengan keunggulan pada ekosistem penukaran baterai. Harganya jadi 7 juta-7,5 juta usai disubsidi.

Subsidi atau insentif pembelian motor listrik baru bakal kembali digulirkan mulai bulan depan dengan besaran subsidi 5 jutaan. Saat ini, pasar masih menunggu pengesahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Program ini ditujukan untuk memangkas harga jual kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Pengisian

Sementara itu,   Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mendorong upaya pembangunan infrastruktur pengisian daya (charging station) kendaraan listrik (electric vehicle/EV) guna memacu adopsi kendaraan ramah lingkungan tersebut di Tanah Air.

Managing Director Industrialisasi BPI Danantara Ardy Muawin dalam diskusi Navigating the Challenges of the Motor Vehicle Industry di Jakarta, Kamis, menyampaikan pemerintah bisa menjadi katalis untuk membuat demand, khususnya segmen kendaraan roda dua yang memiliki potensi besar.

Dia mengatakan, sebelumnya terdapat beberapa kekhawatiran masyarakat terkait kualitas kendaraan listrik, seperti kemampuan menanjak dan daya tahan baterai. Namun tantangan tersebut mulai dijawab oleh industri manufaktur.

"Salah satunya adalah yang kami temukan, oke lah dulu ada isu kualitas, gak bisa ditarik, nanjak gak kuat, baterai lemah, itu sebenarnya sudah mulai ditutup satu-satu sama teman-teman pabrikan," jelasnya.

Sementara itu, terkait infrastruktur pengisian daya, Danantara mendorong pemanfaatan jaringan yang sudah dimiliki oleh badan usaha milik negara (BUMN), seperti Pertamina dan PLN.

Ardy mencontohkan, Pertamina saat ini telah memiliki jaringan swap battery yang dapat mendukung kendaraan listrik roda dua, sementara PLN memiliki jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Menurutnya, pengalaman sejumlah perusahaan global menunjukkan bahwa penyediaan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan permintaan.

"Kalau belajar dari Tesla, Tesla itu juga membangun charging station. Vinfast itu juga membangun charging station," ujar Ardy. Oleh karena itu, Danantara berharap Program Motor Listrik Nasional (Molinas) dapat menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pengisian daya dengan memanfaatkan jaringan yang telah tersedia.

"Jadi diharapkan nanti, Molinas ini juga akan membangun charging station, dengan kami memanfaatkan jaringan yang ada di Danantara," katanya. Selain infrastruktur, Ardy menekankan pentingnya standardisasi komponen kendaraan listrik, terutama baterai, agar ekosistem industri dapat berkembang secara terintegrasi.

Ia mengatakan, melalui Molinas, pemerintah dapat mendorong penggunaan standar baterai dan komponen tertentu sehingga produsen maupun pengguna mendapatkan kepastian dalam pengembangan kendaraan listrik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Megapolitan
Pinjaman SMI dan DBH untuk ...
Megapolitan
21.000 Prajurit TNI AL BKO ...
Luar Negeri
RI Desak Negara Maju Penuhi...
Luar Negeri
Inggris dan Uni Eropa Pangk...

BNPB Sebut Karhutla Masih Ancam Sejumlah Daerah

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB Sebut Karhutla Masih A...

Mengapa Makanan Pendamping ASI Tak Boleh Ditambahi Bawang

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Mengapa Makanan Pendamping ...
Luar Negeri
Dubes: AS Bidik Ekonomi Dig...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.