Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KemenPU Minta Pemda Segera Kirim Data Infrastruktur Terdampak Gempa Flores, Penanganan Diprioritaskan

📅 Senin, 17 Agu 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KemenPU Minta Pemda Segera Kirim Data Infrastruktur Terdampak Gempa Flores, Penanganan Diprioritaskan Doc: istimewa
Ket. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (tengah) saat melakukan rapat koordinasi di Kabupaten Nagekeo, Senin (17/8), usai memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT)

NAGEKEO – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meminta pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) segera menyampaikan data dan lokasi infrastruktur yang terdampak gempa bumi. Data awal tersebut akan menjadi dasar penetapan skala prioritas penanganan infrastruktur pascabencana.

Permintaan tersebut disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo saat melakukan rapat koordinasi di Kabupaten Nagekeo, Senin (17/8), usai memimpin Upacara HUT ke-81 RI di Kabupaten Ende.

“Arahan Bapak Presiden sudah sangat jelas. Ketika terjadi bencana, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Secepat-cepatnya harus kita tangani dan kita pulihkan,” ujar Menteri Dody.

Data Awal Cukup, Tim Akan Turun Lapangan

Menteri Dody meminta pemda tidak perlu menunggu data yang terlalu rinci untuk tahap awal. 

“Untuk tahap pertama, tidak perlu terlalu detail dulu. Saya tahu data bencana pasti terus bertambah. Hari ini mungkin sekian, besok bisa bertambah lagi. Data awal saja diberikan kepada kami, kemudian tim bisa segera berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengecek satu per satu dan mulai bekerja,” jelasnya.

Selanjutnya, Kementerian PU akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan langsung di titik-titik terdampak secara berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Penanganan Berdasarkan Skala Prioritas

Menteri Dody menegaskan penanganan akan difokuskan pada infrastruktur yang berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat dan pelayanan dasar.

“Mana yang prioritas dan mana yang membutuhkan penanganan segera, itu yang kita mulai kerjakan. Kalau dari pemerintah kabupaten ada yang mau diajukan, silakan disampaikan. Pemerintah pusat memang berkewajiban membantu, dan kepala daerah juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah,” tutur Menteri Dody.

Pemerintah daerah dipersilakan menyampaikan titik-titik yang membutuhkan penanganan segera agar dapat dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.

Dukungan Darurat Sudah Dimulai

Penanganan darurat pascagempa di NTT telah dimulai. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, dukungan air bersih telah dimobilisasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak di Nagekeo.

Sementara itu, untuk menjaga konektivitas wilayah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT telah melakukan pemantauan dan penanganan longsoran pada ruas jalan nasional terdampak, antara lain:  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
Daerah
BPBD Kota Cirebon Sudah Sal...
Advertisement
Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang karena Erupsi Anak Krakatau

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.