Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Bandung Ajak Warga Terapkan PHBS untuk Cegah Influenza A

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 15:20 WIB | Oleh:
Dinkes Bandung Ajak Warga Terapkan PHBS untuk Cegah Influenza A Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus influenza, khususnya Influenza Tipe A, dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta segera ke layanan kesehatan apabila mengalami gejala flu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, mengatakan saat ini terjadi peningkatan kasus influenza yang membuat lebih banyak warga mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan. Namun, ia menyebut, masyarakat tidak perlu panik karena penyakit tersebut dapat ditangani dengan baik dan tidak menyebabkan fatalitas seperti yang dikhawatirkan sebagian masyarakat.

"Untuk kasus influenza di Kota Bandung ada peningkatan. Masyarakat yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan juga meningkat, terutama ke instalasi gawat darurat. Padahal kasus influenza sebetulnya bisa ditangani di Puskesmas, klinik pratama, dokter praktik maupun poliklinik rumah sakit," ujar Sony di Balai Kota Bandung, Senin (28/9) lalu.

Menurut dia, langkah pencegahan menjadi kunci utama untuk mengendalikan penyebaran Influenza Tipe A yang menular melalui percikan droplet.

Sony menjelaskan gejala influenza pada umumnya meliputi demam, pegal-pegal, sakit kepala, mual, hingga kondisi tubuh yang terasa lemas. Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Paling utama untuk pencegahan adalah menggunakan masker karena penularannya melalui droplet. Selain itu rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit, serta menjaga daya tahan tubuh," kata dia.

Ia menambahkan, menjaga imunitas dapat dilakukan dengan berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, beristirahat cukup, dan menjaga kebersihan diri sehari-hari.

Sebagai bentuk antisipasi, Dinkes Kota Bandung terus memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Upaya tersebut dilakukan melalui promosi kesehatan di Puskesmas maupun edukasi langsung kepada pasien yang datang berobat.

"Kami melakukan promosi kesehatan di Puskesmas kepada masyarakat, kemudian memberikan edukasi secara langsung kepada pasien-pasien yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan," ungkap Sony.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala flu. Dengan penanganan yang tepat dan istirahat yang cukup, proses penyembuhan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.

"Kalau ada gejala flu, datanglah ke klinik, Puskesmas atau dokter praktik mandiri untuk mendapatkan pengobatan. Kemudian istirahat supaya penyakitnya tidak menular kepada orang lain," tutur dia.

Terkait kekhawatiran masyarakat terhadap Influenza Tipe A yang belakangan ramai diperbincangkan, Sony memastikan penyakit tersebut terus dipantau oleh Kementerian Kesehatan melalui sistem surveilans influenza.

Di Kota Bandung, pemantauan dilakukan melalui Puskesmas Padasuka yang menjadi lokasi sentinel pemeriksaan influenza. Sampel pasien dengan gejala flu diambil dan dikirim untuk diperiksa lebih lanjut sebagai bagian dari pemantauan perkembangan virus.

"Influenza ini merupakan strain virus yang terus dipantau oleh Kementerian Kesehatan. Dari hasil pemantauan yang ada, masyarakat tidak perlu panik. Yang penting menerapkan langkah pencegahan dan segera berobat jika mengalami gejala," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Telkom Bawa Program Numeras...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.