Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa

📅 Senin, 28 Sep 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mengoperasikan tiga unit pompa untuk membantu mengatasi keterbatasan pasokan air bagi persawahan di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mengoperasikan tiga unit pompa untuk membantu mengatasi keterbatasan pasokan air bagi persawahan di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Air dari SP Kiwing mulai dialirkan melalui tiga jalur selang menuju sawah yang membutuhkan pasokan untuk mendukung kegiatan tanam.

Sekitar 600 hektare persawahan di wilayah tersebut mengalami keterbatasan air. Pompanisasi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air pada lahan terdampak agar petani dapat kembali mengolah sawah dan melanjutkan musim tanam.

Penanganan ini menindaklanjuti arahan Menteri PU Dody Hanggodo setelah menemukan kondisi kekeringan di lapangan yang belum sesuai dengan laporan yang diterimanya. Menteri Dody meminta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (DJSDA) dan BBWS Citarum segera menangani kebutuhan air pertanian serta memastikan laporan mencerminkan kondisi aktual.

“Saya ingin memastikan laporan yang disampaikan teman-teman sumber daya air benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Dari laporan, semuanya terlihat baik, tetapi ketika saya turun langsung, ternyata masih ada titik-titik kekeringan. Sejak awal tahun saya sudah mengingatkan agar ketersediaan air untuk sawah dijaga,” kata Menteri Dody di Jakarta, Senin (28/9).

Plt. Kepala BBWS Citarum Abdul Ghoni Majdi menyampaikan bahwa pengoperasian pompa merupakan langkah penanganan untuk membantu petani yang mengalami kesulitan memperoleh air.

“Penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat dan konkret,” ujar Abdul.

Upaya percepatan pengambilan air selain dari Kali Kuwing, juga diambil dari Sungai Citarum dengan menyiapkan mobile pump kapasitas 500lps. Kemudian diperkuat dengan bantuan dari BBWS Cilicis berupa 2 unit Mobile Pump kapasitas 80Lps utk membantu percepatan pengaliran air dari Sungai Citarum ke lokasi sawah terdampak.

BBWS Citarum akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan air pertanian. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan jajaran pengelola sumber daya air.

Selain mengoperasikan pompa, BBWS Citarum membuka Layanan dan Posko Bencana Kekeringan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk menyampaikan laporan kekeringan, kebutuhan air, serta permasalahan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Citarum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Penjarahan Terjadi di Sejum...
Luar Negeri
Serangan Drone Ukraina Hant...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.