Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung dan PNM Dukung UMKM Perempuan

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 17:10 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung dan PNM Dukung UMKM Perempuan Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pengusaha perempuan, melalui kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 bertema “UMKM Unggul, Berinovasi, Bertransformasi, dan Menginspirasi” di Gedung Graha Binangkit, Kota Bandung, Kamis (13/8).

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 nasabah PNM. Para peserta mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pengelolaan modal, kredit, risiko, hingga pengembangan dan inovasi usaha.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, pemberdayaan ekonomi masyarakat harus dilakukan secara terstruktur dengan melibatkan berbagai pihak. Menurut dia, pemerintah memiliki peran penting dalam membangun ekosistem usaha yang memungkinkan UMKM memperoleh akses permodalan sekaligus pendampingan.

“Kita memang sedang mendukung sebuah program yang merupakan kolaborasi antara Dinas KUKM dengan PNM, BUMN yang bergerak di pemberian modal usaha bagi usaha mikro dan juga tentu saja dibina oleh OJK Jawa Barat. Ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi itu harus berjalan secara terstruktur,” ujar Wali Kota Farhan.

Menurut Wali Kota Farhan pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui akses modal. Pelaku usaha juga harus memiliki kemampuan mengelola risiko dan memahami prospek bisnis agar modal yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara produktif.

Ia menilai, model kelompok dengan sistem tanggung renteng yang diterapkan PNM menjadi salah satu pendekatan penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi pengusaha perempuan.

“Termasuk di dalamnya adalah pengelolaan risiko dan prospek usaha. Dengan menggunakan model kelompok tanggung renteng, insyaallah pemberdayaan ini menjadi sangat penting, khususnya untuk pemberdayaan KUKM yang dikelola oleh para usahawan perempuan,” kata dia.

Wali Kota Farhan berharap, penguatan kapasitas pengusaha perempuan dapat memberikan dampak berantai terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Kota Bandung.

Ia menjelaskan, Pemkot Bandung tidak dapat berperan sebagai lembaga keuangan yang memberikan pinjaman modal secara langsung kepada pelaku UMKM.

Karena itu, pemerintah memilih membangun ekosistem usaha melalui kolaborasi dengan lembaga keuangan dan pembiayaan yang memiliki kompetensi di bidangnya.

“Pemerintah itu pada dasarnya sekarang tugas utamanya adalah mengampu dan membangun ekosistem usaha untuk usaha kecil, menengah, dan mikro,” ujarnya.

Dalam membangun ekosistem tersebut, Pemkot Bandung melibatkan sejumlah pihak, termasuk PNM, Pegadaian, dan BRI yang berada dalam pengawasan OJK.

“Salah satunya PNM sebagai BUMN yang memang punya kemampuan dan tugas khusus untuk memberikan pinjaman modal dengan bunga yang rendah. Nah, ini yang kita manfaatkan,” tutur Wali Kota Farhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Mentan Ultimatum Importir P...
Olahraga
Xavi Hernandez Resmi Jadi P...
Nasional
KPK Segera Dalami Dugaan Ko...
Megapolitan
Polres Bekasi Kota Berhasil...
Daerah
Pemkot Bandung dan PNM Duku...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.