Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes: Cuaca Ekstrem Picu Kasus Batuk dan Pilek pada Anak di Bekasi

📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 14:40 WIB | Oleh:
Dinkes: Cuaca Ekstrem Picu Kasus Batuk dan Pilek pada Anak di Bekasi Doc: RRI/Leny Kurniawati
Ket. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo

KOTA BEKASI - Dinas Kesehatan Kota Bekasi mulai menemukan kasus batuk, pilek, dan demam pada anak. Kasus tersebut ditemukan di sejumlah fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta di Kota Bekasi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo, mengatakan tren penyakit tersebut mulai terlihat. Namun, peningkatannya hingga kini belum menunjukkan angka yang signifikan.

"Laporan dari beberapa faskes kita meski belum signifikan tapi ada. Mulai banyak anak-anak terserang batuk, pilek dan demam," kata dia, Jumat (25/9).

Hadi mengatakan kondisi cuaca ekstrem turut menjadi faktor munculnya berbagai penyakit tersebut. Cuaca ekstrem terjadi seiring musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kota Bekasi.

Selain batuk, pilek, dan demam pada anak, sejumlah penyakit lain juga tercatat menjangkit warga. Penyakit tersebut antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi kulit, dan demam berdarah.

Namun, Hadi memastikan penyakit tersebut masih berada dalam kategori normal. Hingga kini belum terjadi peningkatan kasus secara signifikan di Kota Bekasi.

Penyebaran penyakit juga tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah Kota Bekasi. Kasus ISPA banyak ditemukan di Bekasi Utara, sedangkan demam berdarah banyak terjadi di Mustikajaya.

Dinkes Kota Bekasi mengimbau masyarakat meningkatkan upaya menjaga kesehatan selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

"Perbanyak konsumsi air, kemudian kurangi aktivitas di luar ruangan. Kalau toh harus keluar untuk berkendara gunakan masker," ujar dia.

Masyarakat juga diimbau menggunakan masker saat berkendara untuk mengurangi paparan dari lingkungan. Selain itu, konsumsi makanan sehat dan bergizi perlu diperhatikan untuk menjaga kondisi tubuh. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.