Putin Sebut Moskow Bisa Membayar $1 Miliar dari Aset Russia yang Dibekukan untuk Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump.
📅 Selasa, 29 Sep 2026, 22:14 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMOSKOW - Presiden Russia, Vladimir Putin, pada hari Rabu (21/1), mengatakan Moskow dapat membayar 1 miliar dolar AS dari aset yang dibekukan, sebagai biaya yang diperlukan untuk keanggotaan tetap di Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace, sebuah badan internasional baru yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dari Anatolia Agency, berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan Russia di Moskow, Putin menyatakan bahwa ia telah menginstruksikan Kementerian Luar Negeri Rusia untuk mempelajari proposal bergabung dengan badan yang dipromosikan AS tersebut dan mengoordinasikan posisi tersebut dengan para mitra.
"Kita bisa mengirimkan 1 miliar dolar AS dari aset Russia yang dibekukan selama pemerintahan AS sebelumnya ke Dewan Perdamaian," katanya.
Pekan lalu, Gedung Putih mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian, bersamaan dengan persetujuan Komite Nasional untuk Administrasi Gaza – salah satu dari empat badan yang ditunjuk untuk mengelola fase transisi di wilayah tersebut.
Menurut pernyataan dari para pemimpin dunia yang diundang untuk bergabung dengan dewan tersebut, keanggotaan gratis selama tiga tahun pertama, setelah itu keanggotaan tetap dikenakan biaya 1 miliar dolar AS
Pembentukan dewan tersebut bertepatan dengan peluncuran fase kedua dari perjanjian gencatan senjata yang menghentikan perang Israel di Gaza – sebuah konflik yang telah menewaskan lebih dari 71.000 orang dan melukai lebih dari 171.000 lainnya sejak Oktober 2023.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!