Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

166 PAUD di Surabaya Mengikuti Lomba Pemanfaatan Barang Bekas

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
166 PAUD di Surabaya Mengikuti Lomba Pemanfaatan Barang Bekas Doc: Antara
Ket. Peserta melihat hasil karya dalam lomba pengolahan sampah pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Surabaya bertema "Sampah Rumahku, Karya Ceriaku" di Surabaya, Selasa (29/9/2026).

Surabaya - Sebanyak 166 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya mengikuti Lomba Asah Terampil bertema "Sampah Rumahku, Karya Ceriaku" dengan memanfaatkan barang bekas menjadi karya serta alat permainan edukatif, sekaligus belajar peduli terhadap lingkungan.

Bunda PAUD Surabaya Rini Indriyani di Surabaya, Selasa mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan kepedulian lingkungan melalui proses belajar yang menyenangkan.

"Anak-anak tidak hanya melihat sampah sebagai benda yang harus dibuang, tetapi juga belajar bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat dimanfaatkan kembali," katanya.

Ia mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu dikenalkan sejak anak masih kecil karena pendidikan tentang sampah tidak harus menunggu anak memasuki jenjang sekolah dasar atau menengah.

"Anak-anak PAUD juga harus dilatih mulai usia dini bagaimana peduli terhadap lingkungan. Minimal mereka tahu membuang sampah pada tempatnya, kemudian mengenal sampah basah dan sampah kering," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya M. Fikser mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme satuan PAUD terhadap kegiatan edukasi lingkungan.

"Kuota kita sebenarnya 100, tetapi karena antusiasme Bunda PAUD, kami tidak mungkin menutup atau menunda. Akhirnya kami terima 166," kata Fikser.

Menurut Fikser, jumlah peserta berpotensi lebih besar apabila waktu pendaftaran dan kapasitas kegiatan diperluas. Karena itu, pihaknya tengah mempertimbangkan pelaksanaan lomba berbasis wilayah pada tahun berikutnya.

"Melihat antusiasme Bunda PAUD ini perlu kami apresiasi. Ke depan mungkin dibuat per kelompok wilayah, beberapa kecamatan digabung, kemudian yang terbaik ditarik ke tingkat kota," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
UEA Tuntut Selat Hormuz Tid...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.