Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setiap Keluarga Dapat 30 Kg Beras, Penyaluran Bantuan Pangan di Alor Bentuk Kehadiran Negara

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 03:52 WIB | Oleh:
Setiap Keluarga Dapat 30 Kg Beras, Penyaluran Bantuan Pangan di Alor Bentuk Kehadiran Negara Doc: Antara foto/HO-Bulog
Ket. Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan) didampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kiri) menyerahkan bantuan pangan beras kepada warga penerima manfaat saat penyaluran bantuan di Kabupaten Alor, NTT, Sabtu (8/8).

JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan penyaluran bantuan pangan perdana di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi wujud kehadiran negara dalam menjamin akses pangan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia hingga wilayah kepulauan.

Rizal mengatakan kehadiran pemerintah bersama Perum Bulog di Alor merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia memiliki akses yang sama terhadap pangan.

“Hari ini kami datang langsung ke Alor untuk memastikan bantuan pangan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat. Ini bukan hanya soal menyalurkan beras, tetapi memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Dirut Bulog turut mendampingi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Alor. Pemerintah memastikan penyaluran bantuan pangan terus menjangkau masyarakat hingga wilayah kepulauan termasuk di wilayah Alor.

Adapun penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Alor merupakan alokasi untuk tiga bulan yakni Juli, Agustus, dan September dengan total 37.338 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

"Bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk tiga bulan, jadi nanti masing-masing keluarga akan mendapatkan 30 kilogram beras,” ujar Rizal.

Menurutnya, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi pangan.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog serta seluruh pemangku kepentingan agar bantuan pangan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah yang memiliki tantangan geografis.

“Bagi Bulog tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dilayani. Alor adalah bagian dari Indonesia, dan masyarakatnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian serta akses pangan. Kami akan terus memastikan pangan hadir sampai ke masyarakat,” tegas Rizal.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, bantuan pangan juga disalurkan kepada masyarakat di sejumlah desa, antara lain Desa Fuisama sebanyak 66 PBP, Desa Probur 513 PBP, dan Desa Lembur Barat 222 PBP.

"Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan pangan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa," ucap Rizal.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Bulog menjadi kunci agar program bantuan pangan dapat berjalan efektif hingga ke daerah.

“Kita ingin memastikan negara hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui aksi nyata," kata Amran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
'Bisa Meninggal Kapan Saja', Media Israel Klaim Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Kritis dan Dirawat di Rumah Sakit

'Bisa Meninggal Kapan Saja', Media Israel Klaim Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Kritis dan Dirawat di Rumah Sakit

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.