Nyaris Emas! Fitriani/Fadona Ukir Prestasi di Padel Asian Games 2026 dengan Raih Medali Perak
📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 17:47 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoNAGOYA - Pasangan padel putri Indonesia Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto pada laga final di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang, Sabtu.
Fitriani/Fadona harus mengakui keunggulan pasangan Jepang dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 55 menit dengan skor 3-6, 4-6.
"Pertandingan tadi cukup drama ya. Di set pertama kita mencari celah cuma kalah, di set kedua kita sudah mencoba ada titik terang, sudah leading 4-1 cuma kita enggak dapat, itu hal yang biasa di permainan," kata Fitriani usai pertandingan.
Pada set pertama, Indonesia sempat mendapatkan poin pertama, tetapi gim pembuka berlangsung ketat. Tiga bola yang keluar dari permainan Indonesia membuat Jepang mengamankan gim pertama.
Ani/Dona, sapaan Fitriani/Fadona, kemudian bangkit dan merebut gim kedua tanpa perlawanan berarti untuk menyamakan kedudukan. Mereka kembali mendapatkan angka pada gim ketiga untuk memimpin 2-1.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, pasangan Jepang mampu merebut dua gim beruntun untuk berbalik unggul 3-2. Persaingan sengit kembali terjadi pada gim keenam sebelum Jepang mengamankan gim tersebut.
Ani/Dona kemudian merebut gim ketujuh untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4. Jepang kembali menjauh setelah mengamankan gim kedelapan sehingga unggul 5-3.
Gim kesembilan berlangsung ketat hingga terjadi deuce dua kali dan berlanjut ke satu poin penentu atau sudden-death. Jepang akhirnya merebut gim tersebut sekaligus menutup set pertama dengan kemenangan 6-3.
Sebaiknya Anda baca juga:
Memasuki set kedua, Ani/Dona tampil lebih baik dengan merebut dua gim beruntun untuk unggul 2-0. Pasangan Indonesia kemudian mampu memperlebar keunggulan menjadi 4-1.
Namun, Tsukamoto/Tokumoto perlahan mengejar ketertinggalan, menyamakan kedudukan, dan berbalik unggul sebelum akhirnya merebut set kedua dengan skor 6-4 untuk memastikan kemenangan.
Fitriani mengakui pasangan Jepang memiliki pengalaman yang lebih baik sehingga mampu mengatasi tekanan ketika Indonesia sempat memimpin pada set kedua.
"Cuma tadi overall kita sudah melakukan yang terbaik. Memang kita harus mengakui kita kalah pengalaman, mereka jauh lebih berpengalaman," ujarAni.
Menurut statistik penyelenggara, dalam pertandingan tersebut, Indonesia mengumpulkan 51 poin, sedangkan Jepang 58 poin. Fitriani/Fadona mencatatkan 47 dari 56 servis pertama atau 85 persen, sementara pasangan Jepang mencapai 48 dari 54 atau 89 persen.
Dari poin yang diperoleh melalui servis pertama, Indonesia mengamankan 47 persen, sedangkan Jepang 60 persen. Secara keseluruhan, Indonesia memenangi 43 persen poin servis dan Jepang 50 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!