Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran PUPR Karawang Masih Minim, Serapan Belum Tembus 50 Persen

24 Sabtu, 03 Okt 2026, 18:01 WIB | Oleh:
Anggaran PUPR Karawang Masih Minim, Serapan Belum Tembus 50 Persen Anggaran PUPR Karawang Masih Minim, Serapan Belum Tembus 50 Persen Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi - Salah satu proyek pembangunan jalan yang merupakan salah satu program Dinas PUPR Karawang.

KARAWANG - Realisasi serapan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Jawa Barat baru masih di bawah 50 persen hingga September 2026.

"Update terakhir realisasi serapan anggaran (di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) per 22 September sekitar 33,8 persen. Saat ini kemungkinan sudah 35 sampai 40 persen," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, Rusman, di Karawang, Sabtu.

Ia mengakui dalam pelaksanaan pekerjaan di tahun ini sempat terkendala kenaikan harga material dan proses lelang. Bahkan ada sejumlah proyek pekerjaan yang harus melalui lelang ulang karena gagal lelang.

Pada awal tahun, terjadi kenaikan harga material. Sehingga harus melakukan hitung ulang HPS atau perkiraan perhitungan biaya atas suatu pekerjaan atau barang/jasa.

"Sebelumnya di tahun ini ada beberapa proyek besar pekerjaan jalan lelangnya ditunda sampai berkali-kali. Tapi sekarang sudah berjalan," katanya.

Meski realisasi serapan anggaran masih rendah, Rusman menyampaikan bahwa progres pekerjaan yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang sudah mencapai 75 sampai 80 persen.

"Secara keseluruhan dari berbagai bidang di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang, kontrak pekerjaan yang telah ditandatangani mencapai 75-70 persen," katanya.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah menggenjot penyelesaian pekerjaan infrastruktur menjelang akhir tahun ini.

Ia menargetkan seluruh proyek pekerjaan yang digarap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang bisa rampung paling lambat 21 Desember 2026.

"Monitoring ke lapangan terus dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai target dan mencegah keterlambatan pembayaran," kata dia.

Jika ada proyek pekerjaan yang selesainya terlambat, pihaknya akan melakukan evaluasi penyedia jasa. Bahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Karawang bisa menyampaikan teguran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.