Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Marcos Jr Serukan ASEAN Perkuat Visi Komunitas Tangguh

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 16:31 WIB | Oleh:
Presiden Marcos Jr Serukan ASEAN Perkuat Visi Komunitas Tangguh Doc: Philippines Presidential Communications Office

JAKARTA - Filipina, sebagai Ketua ASEAN 2026, menegaskan penghormatannya terhadap Visi Komunitas ASEAN 2045 saat merayakan Hari ASEAN ke-59 secara daring, Sabtu.

"Hari ini, kami dapat dengan bangga mengatakan bahwa ASEAN telah menghormati janji itu," kata Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., dalam sambutannya secara daring saat perayaan di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan bahwa perayaan Hari ASEAN ke-59 menandai satu tahun implementasi Visi Komunitas ASEAN 2045 yang diluncurkan pada 26 Mei 2025, dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 di Malaysia.

Visi tersebut mengusung tema "ASEAN yang Tangguh, Inovatif, Dinamis, dan Berpusat pada Rakyat". Melalui Visi Komunitas ASEAN 2045, negara-negara anggota ASEAN terus mendorong kerja sama di atas perbedaan dan konflik, solidaritas di atas ketidakpastian, dan ASEAN yang dibangun di atas kebenaran yang sederhana tetapi kuat.

Melalui visi tersebut, ASEAN ingin mewujudkan kehidupan yang lebih aman, lebih kuat, dan lebih makmur bagi masyarakatnya, melalui pembangunan masa depan bersama-sama.

"Bersama-sama, kita telah membantu menjaga perdamaian di kawasan kita. Kita telah memperdalam kerja sama ekonomi, memperluas peluang, dan memperkuat kemitraan. Kita telah menunjukkan bahwa keragaman adalah sumber kekuatan, dan konsensus, kesabaran, dan kepercayaan dapat membawa kemajuan bagi bangsa-bangsa di kawasan," katanya.

Visi tersebut, kata dia, menjadi panduan jangka panjang bagi negara-negara di kawasan untuk mewujudkan ASEAN yang lebih tangguh, inovatif, dinamis, dan berpusat pada rakyat.

Selain menandai satu tahun implementasi Visi Komunitas ASEAN 2045, perayaan Hari ASEAN ke-58 juga merayakan ulang tahun ke-50 Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC) yang menjadi landasan perdamaian, stabilitas regional, kepercayaan, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai di kawasan dan sekitarnya.

Relevansi perjanjian itu semakin ditegaskan dengan bergabungnya empat negara baru yang telah mengaksesi TAC pada 24 Juli lalu, yaitu Kerajaan Swedia, Republik Polandia, Rumania, dan Republik Lithuania, sehingga jumlah negara pihak dalam perjanjian itu bertambah dari 58 menjadi 62.

Tonggak sejarah itu, kata Ferdinand, mengingatkan bahwa ASEAN tidak hanya tentang mengelola masa kini, tetapi juga tentang mempersiapkan masa depan bagi rakyat, di tengah dinamika global yang berubah dengan cepat.

Konflik di luar kawasan, termasuk situasi di Timur Tengah, juga mengingatkan ASEAN bahwa krisis tersebut mempengaruhi stabilitas, ekonomi, dan masyarakat jauh melampaui batas negara dan kawasan.

"Bahkan setelah krisis berlalu, masyarakat harus membangun kembali, ekonomi harus pulih, dan rakyat harus mendapatkan kembali kepercayaan terhadap masa depan," katanya.

Pada saat yang sama, kawasan ASEAN juga menghadapi tantangan-tantangan yang lebih mengganggu, seperti perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi, ketegangan geopolitik, dan peningkatan pesat kecerdasan buatan.

Sebagai Ketua ASEAN 2026, Filipina, kata Ferdinand, telah memimpin kawasan tersebut dengan jelas, tegas, dan penuh tujuan di bawah tema "Menavigasi Masa Depan Kita Bersama", dengan menerjemahkan Visi Komunitas ASEAN 2045 ke dalam tindakan nyata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Bupati Bogor Akhirnya Buka ...
Daerah
UMKM Pariaman Siap Naik Kel...

Karhutla Lereng Semeru Meluas, Area Terdampak Capai 600 Hektare

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Karhutla Lereng Semeru Melu...
Advertisement
Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.