Terungkap! Polisi Bakal Periksa Mantan Ketua Yayasan usai Temuan 995 Senjata, Narkoba, dan VCD Porno di Sekolah
📅 Jumat, 07 Agu 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta – Kepolisian akan memanggil mantan Ketua Pengurus Yayasan Sekolah Swasta berinisial IWD terkait temuan 995 pucuk senjata, narkoba, dan VCD pornografi di salah satu sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan pemeriksaan terhadap mantan pengurus yayasan dilakukan untuk mendalami asal-usul dan kepemilikan barang-barang yang ditemukan di lingkungan sekolah tersebut.
"Dugaannya seperti itu, dan tentunya akan kami undang pihak yang berkaitan. Yang disebutkan sebagai pengurus lama yayasan akan menjadi salah satu poin dalam pemeriksaan nanti," kata Joko kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (7/8).
Menurut Joko, penyidik juga telah memeriksa saksi dari pihak yayasan. Keterangan para saksi akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penyelidikan selanjutnya.
"Sudah ada saksi dan dijadwalkan hari ini juga ada pemeriksaan. Tentunya, dari keterangan saksi akan berkembang ke arah mana yang harus kita dalami terkait senjata-senjata ini," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kasus ini bermula saat personel Satreskrim bersama Unit Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah tersebut pada 10 Juli 2026 menyusul laporan dugaan penyimpanan senjata.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 995 unit airsoft gun, terdiri atas 776 revolver dan 215 pistol. Selain itu, petugas juga mengamankan empat pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api merek Francisca, serta empat laras senjata panjang pabrikan.
Seluruh senjata api beserta empat laras senjata panjang diamankan di Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, sedangkan ratusan airsoft gun dititipkan di Gudang Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan/Wasendak) Polda Metro Jaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pengembangan penyelidikan, polisi kembali menemukan tiga unit airsoft gun berjenis FN90, AK-47, dan M4 Carbine pada Rabu (5/8).
Tak hanya itu, penyidik juga menemukan dua linting yang diduga ganja, satu paket yang diduga sabu, serta sejumlah VCD bermuatan pornografi di lokasi.
Barang bukti narkotika kini ditangani Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara penyidik masih mendalami kepemilikan seluruh barang bukti yang ditemukan.
Sekolah Tak Boleh Simpan Senjata
Menanggapi temuan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan terkejut dan menegaskan bahwa lingkungan pendidikan tidak boleh menjadi tempat penyimpanan senjata api.
"Sangat tidak boleh, karena di dunia pendidikan, yang seperti ini tidak boleh terjadi," tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat.
Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!