Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi pada 3-6 Agustus

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi pada 3-6 Agustus Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - gelombang tinggi.

JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi pergerakan Bibit Siklon Tropis 94W di Laut Filipina yang memicu potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat serta gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia pada 3-6 Agustus 2026. Oleh karena itu, BMKG mengimbau agar masyarakat khususnya pengguna transportasi laut dan nelayan untuk waspada.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala Putra di Jakarta, Senin (3/8), mengatakan sistem dinamika atmosfer tersebut mempengaruhi pergerakan pola angin nasional hingga mencapai kecepatan maksimum 28 knot.

“Keberadaan Bibit Siklon Tropis 94W di timur Filipina berdampak langsung pada pembentukan daerah konvergensi dan penumpukan massa udara basah di sejumlah wilayah,” katanya.

Dia menambahkan sistem bibit siklon yang terpantau pada koordinat 15,3 derajat Lintang Utara (LU) dan 124,7 derajat Bujur Timur (BT) tersebut bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan angin maksimum 25 knot dan tekanan udara 1006 hektopascal (hPa).

Aktivitas Bibit Siklon 94W tersebut memicu terbentuknya konfluensi dan konvergensi yang membentang dari pesisir Aceh, Kalimantan, Jawa bagian barat, Sulawesi, hingga kawasan Papua.

Dampak pergerakan sistem cuaca ini berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Selain peningkatan curah hujan, gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Sumatra, hingga Samudra Hindia selatan Jawa.

Sementara itu wilayah perairan seperti Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, dan Laut Arafuru, turut berpotensi menerjang gelombang sedang pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.

Atas kondisi tersebut, BMKG mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut, khususnya nelayan dan armada kapal feri, untuk memantau pembaruan informasi cuaca sebelum berlayar guna menghindari ancaman keselamatan.

Untuk masyarakat di daerah pesisir serta kawasan rawan banjir dan tanah longsor juga diminta meningkatkan kewaspadaan selama periode ­pembentukan bibit siklon tersebut.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” kata Agie.

Banjir Landa Kota Padang

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan petugas tim gabungan mengevakuasi warga penyintas banjir yang meluas di Kota Padang, Sumatera Barat menggunakan perahu. 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, melaporkan bahwa banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi atau sangat deras mengguyur wilayah Kota Padang sejak pukul 11.00 - 17.00 WIB. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.