Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendaki Wajib Tahu! Ancaman Karhutla Makin Parah, Gunung Tambora Ditutup Total Mulai Hari Ini!

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 18:45 WIB | Oleh:
Pendaki Wajib Tahu! Ancaman Karhutla Makin Parah, Gunung Tambora Ditutup Total Mulai Hari Ini! Doc: ANTARA/Ady Ardiansah
Ket. Sejumlah pendaki berada di kawasan Puncak Gunung Tambora dengan latar papan larangan di jalur pendakian Doro Ncanga, Taman Nasional Tambora, Nusa Tenggara Barat, pertengahan Agustus lalu. Aktivitas pendakian Gunung Tambora ditutup sementara mulai 1 September 2026 untuk mengantisipasi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

DOMPU - Balai Taman Nasional (TN) Tambora menutup sementara seluruh aktivitas pendakian Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat mulai Selasa (1/9).

Langkah pencegahan ini diambil guna mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring ditemukannya sejumlah titik api di kawasan konservasi tersebut pada puncak musim kemarau.

Kepala Balai TN Tambora Abdul Azis Bakry mengatakan penutupan itu merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/B/8/2026 tertanggal 31 Agustus 2026 tentang Penutupan Sementara dan Pembukaan Secara Terbatas Wisata Pendakian Gunung di Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) dalam rangka pencegahan kebakaran hutan.

"Penutupan sementara aktivitas pendakian di Taman Nasional Tambora mulai 1 September 2026," katanya kepada ANTARA di Dompu, Selasa.

Ia mengatakan penutupan diberlakukan sampai kondisi kawasan dinyatakan aman dari ancaman kebakaran. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan mengingat tingkat kerawanan karhutla meningkat selama periode kemarau.

Abdul Azis mengatakan petugas masih menemukan sejumlah titik api di beberapa lokasi kawasan TN Tambora yang terpantau melalui aplikasi Sistem Monitoring Karhutla (SiPongi) dan hasil pengamatan langsung di lapangan.

"Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk melakukan penutupan sementara aktivitas pendakian," ujarnya.

Menurut dia, pembatasan aktivitas pendakian diperlukan untuk mengurangi aktivitas manusia yang berpotensi memicu kebakaran sekaligus memudahkan petugas melakukan pengawasan dan penanganan apabila terjadi karhutla di kawasan konservasi.

"Untuk kegiatan patroli, mitigasi bencana, dan penelitian masih tetap dilakukan," katanya.

Ia menjelaskan penutupan hanya berlaku terhadap aktivitas pendakian. Sejumlah objek wisata nonpendakian, seperti Air Terjun Oi Marai, masih dibuka bagi masyarakat dan wisatawan dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan kawasan.

Penutupan jalur pendakian Gunung Tambora tersebut dilakukan dua hari setelah kawasan TN Tambora menjadi lokasi pelaksanaan Tambora Jungle Run 2026 pada Minggu (30/8). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 pelari dari berbagai daerah.

Tambora Jungle Run digelar di kawasan Resort Doro Ncanga dengan sejumlah kategori lintasan, termasuk jalur yang memanfaatkan kawasan pendakian. Kegiatan tersebut menjadi salah satu aktivitas olahraga wisata yang berlangsung di kawasan TN Tambora sebelum penutupan pendakian diberlakukan.

Abdul Azis mengatakan TN Tambora belum menerapkan sistem pemesanan tiket pendakian secara daring sehingga tidak terdapat mekanisme pengembalian atau pembatalan tiket akibat kebijakan penutupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.