Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem, Badai Menerjang Tiongkok Tengah, 15 Orang Tewas Puluhan Ribu Dievakuasi

2 Selasa, 07 Jul 2026, 12:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem, Badai Menerjang Tiongkok Tengah, 15 Orang Tewas Puluhan Ribu Dievakuasi Cuaca Ekstrem, Badai Menerjang Tiongkok Tengah, 15 Orang Tewas Puluhan Ribu Dievakuasi Doc: AFP
Ket. Pemandangan udara memperlihatkan banjir di desa Pingshan di kota Xiaoyi, Hengzhou, wilayah Guangxi selatan Tiongkok, pada 6 Juli 2026.

BEIJING - Badai petir dan angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Tiongkok, menewaskan sedikitnya 15 orang, dan sembilan orang dilaporkan hilang, menurut laporan media pemerintah.

Provinsi Hubei di bagian tengah dilanda "cuaca konvektif parah" yang menyebabkan 11 orang tewas dan satu orang hilang, menurut kantor berita pemerintah Xinhua.

Empat orang lagi meninggal dan delapan orang hilang di wilayah selatan Guangxi, yang juga dilanda cuaca ekstrem, menurut stasiun televisi pemerintah CCTV.

Pemimpin Tiongkok Xi Jinping menyerukan operasi penyelamatan "habis-habisan" pada hari Selasa (7/7), menurut laporan media pemerintah, setelah badai di Tiongkok tengah dan selatan menyebabkan puluhan ribu orang dievakuasi.

Xi menekankan "perlunya mengerahkan seluruh tenaga dalam mengorganisir operasi penyelamatan darurat, merawat korban luka, dan merelokasi warga yang terdampak, serta melaksanakan pekerjaan pencegahan dan penanggulangan bencana secara efektif," demikian dilaporkan oleh stasiun televisi pemerintah CCTV.

Sejumlah wilayah di provinsi Hubei mengalami "cuaca konvektif parah" pada hari Senin (6/7), demikian dilaporkan oleh CCTV.

"Badai petir dan angin kencang menerjang" kota-kota termasuk Huangshi dan Huanggang. Beberapa daerah dilaporkan mengalami tornado.

"Cuaca buruk" tersebut telah menyebabkan 275 orang terluka di distrik Huangzhou, Huanggang, hingga Selasa pagi, menurut kantor berita pemerintah Xinhua, tanpa memberikan rincian tentang tingkat keparahan luka-luka tersebut.

Pihak berwenang juga mengevakuasi 408 warga ke daerah aman, tambah pernyataan itu.

"Upaya penyelamatan dan bantuan sedang berlangsung," kata Xinhua.

Hujan lebat dan banjir parah akibat Topan Maysak di wilayah selatan Guangxi mendorong pihak berwenang melakukan evakuasi 48.000 orang hingga Senin malam.

Para pejabat di Nanning, ibu kota Guangxi, meningkatkan respons darurat pengendalian banjir ke tingkat tertinggi setelah hujan deras menyebabkan bendungan jebol.

Hujan menyebabkan dinding bendungan waduk jebol, dengan video dramatis yang dibagikan oleh CCTV menunjukkan aliran air berlumpur yang deras menerjang beton yang runtuh.

Laporan tersebut memperlihatkan rumah dan mobil di tempat lain di wilayah itu terendam air.

Para petugas penyelamat terlihat mengenakan rompi penyelamat dan helm, sementara yang lain berada di perahu karet untuk mencari orang-orang.

Para ilmuwan memperingatkan, intensitas dan frekuensi peristiwa cuaca ekstrem global akan meningkat seiring dengan terus memanasnya planet ini akibat emisi bahan bakar fosil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perempuan Disiapkan Kredit Rp2,6 Triliun dengan Bunga Tetap

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perempuan Disiapkan Kredit ...

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Megapolitan
Program Bedah Rumah Merah P...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.