Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permintaan Global Membaik, Industri Tekstil Indonesia Berpeluang Perkuat Ekspor

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 18:18 WIB | Oleh:

Untuk mendukung transformasi industri dan meningkatkan kapasitas ekspor, LPEI menyediakan sejumlah fasilitas yang mencakup pembiayaan, penjaminan, asuransi, hingga trade finance yang disesuaikan dengan kebutuhan eksportir.

Fasilitas tersebut antara lain pembiayaan pra-pengapalan (pre-shipment) dan pascapengapalan (post-shipment). LPEI juga menyediakan Trade Credit Insurance (TCI) untuk memberikan perlindungan terhadap risiko gagal bayar dari pembeli luar negeri serta Marine Cargo Insurance untuk melindungi barang selama proses pengiriman.

Dukungan terhadap revitalisasi industri tekstil dan sepatu juga disebut sejalan dengan arahan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya mendorong penyediaan likuiditas dengan biaya terjangkau melalui Indonesia Eximbank atau LPEI. Pembiayaan tersebut diharapkan dapat mendukung pembaruan mesin produksi sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global.

"Penguatan rantai pasok tekstil nasional membutuhkan kolaborasi yang erat. LPEI hadir tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga layanan advisory dan market insight agar eksportir semakin siap memenuhi kebutuhan pasar global," kata Anton.

Dari sisi pelaku usaha, Direktur Utama PT Ungaran Sari Garments, Maniwanen, mengatakan dukungan LPEI membantu perusahaan menjaga kelancaran aktivitas ekspor sekaligus memperkuat mitigasi risiko perdagangan internasional.

"Fasilitas LPEI sangat membantu operasional ekspor kami. Selain mengurangi beban pembiayaan, produk asuransinya juga memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko sehingga kami lebih percaya diri dalam memperluas pasar ekspor," ujarnya.

Dengan membaiknya prospek permintaan global, industri TPT Indonesia dinilai memiliki momentum untuk memperkuat kinerja ekspor. Namun, peluang tersebut akan sangat bergantung pada kemampuan industri dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat rantai pasok, melakukan modernisasi, serta memenuhi tuntutan keberlanjutan yang semakin ketat.

Kolaborasi antara pemerintah, LPEI, asosiasi, dan pelaku usaha pun menjadi faktor penting agar industri tekstil nasional mampu meningkatkan daya saing dan memperbesar kontribusinya terhadap ekspor Indonesia di tengah perubahan lanskap perdagangan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Jumat Mau Perpanjang SIM? C...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.