Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Rp10,2 Miliar di Kebun Binatang Surabaya Jadi Alarm Pentingnya Tata Kelola dan Perlindungan Satwa.

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 12:44 WIB | Oleh:

Kasus yang kini bergulir semestinya menjadi momentum untuk membangun tata kelola yang lebih bersih, lebih terbuka, dan lebih profesional. Penindakan terhadap dugaan korupsi memang penting untuk menghadirkan keadilan.

Namun, keberhasilan sesungguhnya baru tercapai apabila setelah proses hukum selesai, KBS mampu bangkit sebagai lembaga yang semakin dipercaya, satwanya semakin sejahtera, dan pengelolaannya menjadi contoh bahwa integritas dapat berjalan seiring dengan pelayanan publik.

Dari sana, publik akan melihat bahwa setiap rupiah yang diselamatkan bukan hanya mengembalikan kerugian negara, tetapi juga mengembalikan amanah kepada makhluk hidup yang tak pernah bisa menyuarakan haknya sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
Brentford vs Chelsea: Derby...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.