Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Tuding Ukraina Serang Kapal Dagangnya di Laut Kaspia

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 15:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Iran Tuding Ukraina Serang Kapal Dagangnya di Laut Kaspia Doc: AFP
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara saat konferensi pers bersama dengan PM Irlandia setelah pertemuan di Kyiv pada 23 Juli 2026, di tengah invasi Russia ke Ukraina.

TEHERAN - Iran menuduh Ukraina menyerang salah satu kapal dagangnya di Laut Kaspia, menewaskan seorang pelaut dan melukai yang lainnya, dan memperingatkan tidak akan membiarkan insiden itu tanpa tanggapan.

Tuduhan itu muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Kyiv telah melakukan serangan jarak jauh di Laut Kaspia terhadap kapal-kapal yang terlibat dalam pengangkutan kargo militer yang melibatkan Iran, yang menggarisbawahi dimensi internasional yang semakin meningkat dari perang Russia di Ukraina.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan serangan pada Sabtu (25/7) pagi menyebabkan kapal tersebut "meledak, menewaskan satu pelaut dan melukai pelaut lainnya", menurut kantor berita resmi IRNA.

Republik Islam "tidak pernah ikut campur dalam konflik antara Russia dan Ukraina", demikian penegasannya.

Pada hari Sabtu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan di media sosial bahwa angkatan bersenjata telah mencapai "hasil yang sangat kuat dengan serangan jarak jauh di Laut Kaspia -- termasuk kapal-kapal yang digunakan dalam pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran, serta sebuah kapal perang".

Dinas intelijen Ukraina (SBU), melalui Telegram, melaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak telah dilakukan terhadap "kapal kargo yang dikenai sanksi internasional dan digunakan untuk mengangkut kargo militer antara Iran dan Russia".

Menurut televisi pemerintah Iran, kementerian luar negeri memanggil kuasa usaha Ukraina di Teheran pada hari Sabtu untuk memprotes "tindakan permusuhan dan kriminal" ini.

Dan dalam percakapan dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan "tanggapan tegas" dari Uni Eropa dan Dewan Keamanan PBB terhadap serangan ini, tambah IRNA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
KKP Pindahkan Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang ke Cirebon, Ada Apa di Baliknya?

KKP Pindahkan Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang ke Cirebon, Ada Apa di Baliknya?

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.