Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hutan di Eropa Memaksa Ribuan Orang Mengungsi

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 14:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Hutan di Eropa Memaksa Ribuan Orang Mengungsi Doc: AFP
Ket. Pesawat berupaya memadamkan kebakaran di Prancis dan Italia

LEGE-CAP-FERRET - Kebakaran hutan yang dipicu suhu yang sangat panas dan angin kencang melanda sebagian wilayah Eropa barat pada hari Jumat (24/7), memicu keadaan darurat di wilayah ibu kota Spanyol dan mendorong Prancis meminta bantuan dari Uni Eropa.

Pihak berwenang Prancis telah memerintahkan ribuan wisatawan di pantai Atlantik barat daya untuk meninggalkan lokasi perkemahan dan rumah liburan mereka, sementara petugas pemadam kebakaran yang didukung pesawat pengebom air berupaya keras mengendalikan kobaran api.

Luas total lahan yang terbakar hingga saat ini di negara-negara Uni Eropa tahun ini adalah yang terbesar kedua dalam catatan, menurut data satelit dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa (EFFIS).

Tiga petugas pemadam kebakaran tewas saat Eropa selatan dilanda gelombang panas yang lebih parah, dengan suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celcius di beberapa daerah.

Prancis telah menggunakan mekanisme perlindungan sipil Uni Eropa untuk meminta bantuan, kata Presiden Emmanuel Macron pada hari Jumat. Ia memperingatkan krisis tersebut masih "sangat intens".

Komisaris manajemen krisis Uni Eropa, Hadja Lahbib, mengatakan pada hari Kamis, blok tersebut menyediakan tiga pesawat pengebom air untuk Prancis.

"Para polisi datang dan mengetuk setiap pintu, api berjarak sekitar 500 meter -- kami mengambil beberapa barang dan pergi," kata Patrick Martineau, seorang warga berusia 69 tahun dari Le Porge, selatan Bordeaux.

Wilayah tenggara Prancis juga terkena dampak parah, puluhan kebakaran berkobar dan diperparah oleh angin mistral di sekitar desa bersejarah Cotignac, para pejabat mengatakan sekitar 25 rumah telah hancur sejak Selasa.

Ribuan petugas darurat di Italia berjuang memadamkan puluhan kebakaran di Sisilia dan wilayah Calabria. Seorang pejabat setempat mengatakan pelaku pembakaran memulai kebakaran dengan mengikat kain yang direndam dalam cairan mudah terbakar ke ekor kucing liar untuk menyebarkan api.

Seorang petugas pemadam kebakaran meninggal dunia setelah jatuh sakit saat berjuang memadamkan api di Sisilia, kata menteri dalam negeri.

Di sekitar Bordeaux, lebih dari 20.000 orang -- sebagian besar wisatawan di perkemahan dan rumah liburan -- telah dievakuasi sejak Rabu, karena kebakaran melanda hutan pinus di tepi pantai.

Pihak berwenang mengatakan api telah berhasil dikendalikan di sisi utara, tetapi belum sepenuhnya terkendali di bagian selatan.

Petugas pemadam kebakaran kini berjuang "dari rumah ke rumah" untuk melindungi pusat wisata Lege-Cap-Ferret, kata kepala pemadam kebakaran regional Marc Vermeulen.

Dua petugas pemadam kebakaran meninggal pada hari Selasa saat berupaya memadamkan kebakaran lain di dekat bandara Bordeaux.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Wamenkomdigi Ungkap Tantang...
Menkeu Tegaskan Setiap Rupiah APBN Harus Bermanfaat Buat Rakyat

Menkeu Tegaskan Setiap Rupiah APBN Harus Bermanfaat Buat Rakyat

25 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.