Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Persaingan di LTS Bayangi Pertemuan Asean

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Persaingan di LTS Bayangi Pertemuan Asean Doc: AFP/Aaron Favila
Ket. Sejumlah menlu dari negara anggota Asean berfoto bersama saat pembukaan pertemuan regional di Pasay, Metro Manila, Selasa (21/7). Pertemuan menlu Asean kali ini dibayangi oleh pembahasan terkait sengketa LTS dan konflik di Myanmar.

MANILA – Bentrokan di Laut Tiongkok Selatan (LTS) membayangi pertemuan negara-negara Asia tenggara pada Selasa (21/7) setelah Amerika Serikat (AS) mengutuk tindakan berbahaya Tiongkok di perairan yang diperebutkan tersebut.

Pernyataan AS tersebut disampaikan beberapa menit setelah Menteri Luar Negeri Marco Rubio tiba di Filipina, tempat 11 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) diharapkan akan membahas berbagai isu, termasuk status pengucilan yang terus berlanjut terhadap Myanmar yang dilanda perang saudara.

Sebelum berangkat dari Washington DC pada Senin (20/7), Menlu Rubio mengatakan bahwa ia terbuka terhadap kemungkinan pertemuan singkat dengan diplomat tertinggi Tiongkok, Wang Yi, yang juga akan berada di Manila.

Dalam sebuah opini yang diterbitkan Selasa pagi di Filipina, Menlu Rubio memuji komitmen Washington DC terhadap kebebasan navigasi di Asia tenggara dan payung pertahanan regional yang telah diberikan AS.

"Kebebasan ini sama sekali tidak terjamin. Jika perairan ini jatuh di bawah kendali kekuatan yang bersedia menggunakan perdagangan sebagai senjata geopolitik, baik AS maupun negara-negara Asean akan menghadapi ancaman baru yang serius terhadap kedaulatan, keamanan, dan masa depan ekonomi mereka," tulis dia, yang jelas-jelas merujuk pada Tiongkok.

Beijing saat ini mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh LTS, jalur perdagangan global yang vital, meskipun ada putusan internasional yang menyatakan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Pada Senin lalu, pelaut Filipina dan Tiongkok bentrok di Second Thomas Shoal di LTS dalam insiden yang merupakan pertikaian di laut serius pertama dalam beberapa bulan terakhir. Manila mengatakan personel Penjaga Pantai Tiongkok telah menyerang pelaut Filipina di dekat kapal sengaja didamparkan dan kini yang berfungsi sebagai pos militer terdepan di gosong pasir yang disengketakan.

Beijing mengatakan Filipina memprovokasi insiden tersebut dengan mengirimkan orang-orang menggunakan perahu karet kecil untuk mendekati kapal mereka.

Bentrok tersebut semakin menimbulkan keraguan terhadap harapan akan adanya kode etik yang telah lama diidam-idamkan antara Asean dan Tiongkok untuk jalur perairan tersebut, sebuah upaya yang menurut para analis kemungkinan besar tidak akan menghasilkan dokumen yang memiliki kekuatan hukum.

Isu Myanmar

Isu yang lebih pelik lainnya yang dihadapi para menteri luar negeri Asia tenggara yaitu mengenai bagaimana mengintegrasikan kembali Myanmar, sebuah negara anggota yang secara resmi dikecualikan dari KTT Asean sejak junta militernya merebut kekuasaan pada tahun 2021.

Pada bulan Mei lalu, para pemimpin Asean keluar dari pertemuan yang penuh emosi di Cebu yang berakhir dengan keluarnya seruan dari Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, yang menginginkan penyempurnaan rencana lima poin Asean tersebut yang telah lama tertunda untuk mengakhiri perang saudara berdarah di Myanmar.

Tailan yang memiliki perbatasan panjang dengan Myanmar dan menampung jutaan pengungsi, telah memimpin upaya untuk reintegrasi penuh.

Pekan lalu, beberapa hari setelah menteri luar negeri Myanmar bertemu dengan sekelompok menteri luar negeri Asean di Bangkok, Menteri Luar Negeri Tailan, Sihasak Phuangketkeow ,mengatakan kepada AFP bahwa pemimpin Min Aung Hlaing akan berkunjung ke negaranya pada Agustus mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Suka banget sama imbauan ini karena memang ketenangan ...
    terimakasih bapak panglima,TNI siap menjaga keamanan masyarakat INdonesia
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Dinkes: Wabah ISPA Ancam Dua Kota di Provinsi Banten

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes: Wabah ISPA Ancam Du...
Olahraga
Penonton Boleh Hadir di Sta...

Gelaran Liga Super Akan Dihadiri Penonton Tandang

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelaran Liga Super Akan Dih...
Nasional
KAI Beri Promo Diskon Tiket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.