Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Jembrana Kritik Lomba Layang-Layang, Ternyata Ini yang Dipersoalkan

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 00:17 WIB | Oleh:
Bupati Jembrana Kritik Lomba Layang-Layang, Ternyata Ini yang Dipersoalkan Doc: Antara foto/HO-Humas Pemkab Jembrana
Ket. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat di lokasi lomba layang-layang di Jembrana, Bali.

JEMBRANA - Bupati Jembrana, Bali I Made Kembang Hartawan menyampaikan kritik, bahkan mengaku kecewa dengan penyelenggaraan lomba layang-layang yang dibantu biaya oleh pemkab setempat.

"Saya datang melihat langsung lomba di pantai Desa Pengambengan tersebut. Menurut saya, penyelenggaraan kegiatan yang kami bantu anggaran itu asal-asalan," katanya di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin.

Dia mengatakan profesionalisme panitia penyelenggara dari Kite Pelangi Jembrana dalam lomba Minggu (30/8) tersebut patut dipertanyakan dari sisi manajemen teknis, koordinasi dan transparansi penilaian.

Karena diselenggarakan oleh organisasi, menurut dia, lomba layang-layang itu harusnya bisa memiliki standar yang tinggi serta profesional.

Dengan situasi saat lomba, dia menilai hal itu merugikan potensi pariwisata dan UMKM lokal yang seharusnya mendapat dampak positif dari kegiatan tersebut.

"Karena sepi, UMKM, seperti pedagang kecil tidak mendapat manfaat dari kegiatan itu. Padahal, kami memberikan bantuan dana dengan harapan bisa berdampak pada perekonomian UMKM, selain sebagai daya tarik pariwisata," katanya.

Dia membandingkan kegiatan lain yang lebih kecil dibantu biaya dari Pemkab Jembrana, tapi bisa memberikan dampak positif yang maksimal.

Karena itu, dia minta dilakukan pembenahan menyeluruh terhadap panitia penyelenggara lomba layang-layang agar kegiatan sejenis di masa mendatang sesuai harapan semua pihak.

"Bersikap profesional, serius dan transparan juga harus dilakukan seluruh organisasi di Jembrana saat menyelenggarakan acara. Karena hal itu juga menyangkut nama baik daerah," katanya.

Kekecewaan Bupati Kembang ini selaras dengan keluhan dari peserta yang merasakan panitia penyelenggara kurang profesional, khususnya dalam penentuan juara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.