Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaka Ajak UMKM dan Ojek Lokal Tumbuh Bersama Wisata Paralayang Sani-Sani

📅 Senin, 06 Jul 2026, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kolaka Ajak UMKM dan Ojek Lokal Tumbuh Bersama Wisata Paralayang Sani-Sani Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra.
Ket. Lokasi paralayang Puncak Indah Kapuh Desa Sani-sani, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

KOLAKA – Melibatkan warga lokal dalam mengembangkan destinasi wisata bukan sekadar mempercantik objek wisata, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar.

Ketika warga menjadi pelaku utama, mulai dari mengelola homestay, kuliner, hingga produk kerajinan, destinasi wisata akan tumbuh lebih hidup dan memiliki ciri khas yang sulit ditiru.

Pendekatan ini membuat pariwisata tidak hanya menarik lebih banyak pengunjung, tetapi juga menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi komunitas lokal.

Pemerintah Kabupaten Kolaka mulai menggandeng pelaku UMKM dan ojek lokal untuk mendukung operasional Site Paralayang di Puncak Indah Kapuh tiga Desa Sani-Sani, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Dinas Pariwisata Kolaka, Andi Pangoriseng, di Kolaka, Senin (6/7), mengatakan pelibatan warga lokal jadi prioritas agar manfaat ekonomi wisata minat khusus ini langsung dirasakan masyarakat sekitar.

"Kami sudah mulai mendata komunitas ojek dan pelaku UMKM yang siap terlibat," katanya.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran lokasi paralayang di wilayah itu menjadikan Kabupaten Kolaka sebagai daerah dengan destinasi wisata paling lengkap di Bumi Anoa.

"Banyak daerah di Sulawesi Tenggara yang mempunyai potensi-potensi wisata, tapi tidak ada yang memiliki sama dengan Kabupaten Kolaka," ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa Desa Sani-Sani memiliki keunikan yang jarang dimiliki daerah lain di Bumi Anoa karena memiliki potensi wisata terintegrasi berbasis "Trimatra" (darat, laut, dan udara).

Menurut dia, kawasan ini memadukan keindahan wisata udara paralayang, destinasi arung jeram, agrowisata perkebunan cengkih dan cokelat, dan memiliki keindahan laut yang jaraknya berdekatan sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung untuk berwisata di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa untuk mendukung kenyamanan para wisatawan dan atlet, pihaknya akan membangun fasilitas amenitas dan infrastruktur penunjang di sekitar lokasi secara bertahap.

​"Lokasi ini sangat penting untuk dibangun fasilitas dasar seperti mandi, cuci, kakus (MCK), mushala, hingga pembangunan pendopo atau cottage sebagai tempat istirahat bagi para pengunjung," kata Andi.

Sementara itu, ​Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Haluoleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto mengatakan bahwa kawasan Desa Sani-Sani sangat strategis untuk lokasi paralayang karena berada di ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Selain itu, kondisi angin yang berembus dari arah timur dinilai sangat mendukung keselamatan penerbangan. Area pendaratan di bawahnya juga cukup luas sehingga sangat aman untuk metode latihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Jakarta International Photo...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.