Ajang Festival Film Wartawan 2026 Resmi Diluncurkan
📅 Kamis, 16 Jul 2026, 19:00 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Festival Film Wartawan (FFW) 2026 resmi diluncurkan pada Selasa (14/7) lalu di CGV FX Jakarta dengan semangat "Dari Wartawan Untuk Insan Film Indonesia". Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kemenbud, Ahmad Mahendra, menyatakan FFW memiliki dua peran krusial bagi industri film nasional.
"FFW menantang sineas berani melangkah lebih jauh, sekaligus merawat cara kita memahami apa yang kita tonton," ujar Ahmad Mahendra.
Ia memaparkan bahwa ekosistem film Indonesia mulai menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan berjaya di kancah internasional. "Pencapaian ini merupakan hasil kontribusi banyak pihak, salah satunya peran Festival Film Wartawan dan para jurnalis film," ucap dia.
Tahun ini, FFW membawa wajah baru dengan nama Wina Armada Sukardi dikukuhkan sebagai nama penghargaan kritik film terbaik. Ketua FFW 2026, Benny Benke, menjelaskan nama Wina Armada Sukardi tidak jatuh dari langit. Di tahun 1980-an, beliau sudah dua kali membuktikan bahwa tulisan adalah kekuatan dalam lomba kritik film.
"Nama Wina Armada Sukardi layak diingat sebagai bukti kritik yang baik lahir dari dedikasi seumur hidup," ujar Benny.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sang istri, Amalia Wina Armada, menyampaikan pesan almarhum bahwa film butuh kritik yang membangun. "Tulislah dengan jujur, kritiklah dengan cinta, hari ini namanya akan disebut setiap tahun, artinya semangatnya tak akan pernah mati," ucap Amalia.
FFW 2026 juga akan hadir dalam nonton bareng, diskusi film bulanan, dan sejumlah kanal podcast.
Ketua Bidang Humas, Iris Riswoyo, dan Ketua Bidang Acara, Ami Utari, mengatakan ruang ini untuk mengupas film dari sudut pandang wartawan. Piala Wina Armada Sukardi terbuka untuk siapa saja yang ingin menulis kritik film.
"Siapa pun boleh mengirim tulisan, nama penulis akan ditutup rapat saat diserahkan pada dewan juri," imbuh Benny.
Direktur Film, Musik dan Seni Kemenbud, Irini Dewi Wanti, menegaskan dukungan tanpa membedakan skala festival. "Mulai dari festival besar hingga komunitas kecil di pelosok, semua kami dukung karena kemajuan film adalah kemajuan kita semua," tegas Irini.
Peluncuran ditutup dengan potong tumpeng sebagai simbol bahwa kritik wartawan adalah bentuk cinta tertinggi untuk perfilman Indonesia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!