Memperluas Jangkauan Akses Layanan Kesehatan dengan Program JCK
📅 Senin, 17 Agu 2026, 23:30 WIB | Oleh: Tim PenulisJember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas jangkauan akses layanan kesehatan masyarakat dengan meluncurkan kelanjutan program Jember Cinta Kesehatan (JCK) di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Senin.
Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Bidang Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Ulfa Elfiah mengatakan bahwa program bakti sosial skala besar itu ditargetkan mampu menjangkau hingga 10 ribu penerima manfaat dari berbagai elemen dan kelompok umur.
"Saat ini pendataan sudah mencakup sekitar 4 ribu sasaran dari target 10 ribu penerima manfaat. Cakupan layanannya tidak hanya ditujukan bagi kalangan pelajar, melainkan seluruh lapisan warga dari segala rentang usia," katanya.
Beragam intervensi medis dihadirkan secara gratis dalam program baksos itu di antaranya meliputi pelayanan pengobatan gratis, penanganan bedah katarak, penanganan kelainan bawaan (kongenital), serta penyerahan bantuan alat medis penunjang seperti alat bantu dengar, kacamata korektif, hingga pembuatan protesa kaki dan tangan palsu.
"Langkah responsif itu dirancang untuk memotong rantai antrean panjang penanganan medis di rumah sakit umum serta mempermudah akses kesehatan bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas atau geografis," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berharap persoalan kesehatan di Jember dapat tertangani secara tuntas dengan menghadirkan pelayanan kesehatan langsung di tengah-tengah warga, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan akses penanganan medis yang inklusif.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menjelaskan bahwa program JCK tahun ini dirancang dengan skala yang jauh lebih luas dibandingkan periode sebelumnya.
"Hari ini bertepatan dengan momen 17 Agustus, kami kembali menyempurnakan layanan kesehatan bagi masyarakat. Setelah sebelumnya menjamin pengobatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas serta merintis program dokter keluarga bagi warga kurang mampu, kini meluncurkan Jember Cinta Kesehatan tahap dua," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Satu hal yang membedakan pelaksanaan JCK tahun ini adalah keterbukaan akses bagi masyarakat di luar Kabupaten Jember dan manfaat pelayanan seperti penanganan operasi katarak hingga bantuan alat bantu kaki palsu juga dapat diakses oleh warga dari luar daerah, baik tingkat Jawa Timur maupun skala nasional.
"Masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas pengobatan dan bantuan medis tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui mekanisme koordinasi di saluran Wadul Gus'e atau mendaftar melalui puskesmas terdekat," ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait mengatakan pemilihan pesantren sebagai lokasi peluncuran bukan tanpa alasan karena lembaga pesantren memiliki akar sejarah yang kuat dalam pergerakan perjuangan kemerdekaan.
Di masa modern, peran tersebut berlanjut pada pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan moral, karakter, dan kolaborasi sosial bersama pemerintah.
"Kami sengaja mengawali kegiatan dari Ponpes Nuris karena tidak boleh melupakan sejarah bahwa kiai dan santri memiliki sumbangsih besar bagi republik ini. Sinergi itu diwujudkan kembali dalam aksi nyata pelayanan kesehatan bagi masyarakat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!