Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Bangga Indonesia! Menteri Jerman Puji Toleransi Istiqlal dan Katedral

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 15:33 WIB | Oleh:
Bikin Bangga Indonesia! Menteri Jerman Puji Toleransi Istiqlal dan Katedral Doc: Antara foto
Ket. Dari kiri: Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan, Kardinal Ignatius Suharyo saat mengunjungi Katedral Jakarta, Rabu (19/8).

JAKARTA - Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan mengatakan toleransi beragama yang disimbolkan melalui keberadaan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang letaknya berdekatan dapat menjadi model toleransi antaragama bagi berbagai negara di dunia, termasuk bagi Jerman.

Pernyataan itu disampaikan Radovan saat mengunjungi Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta pada Rabu. Dalam kunjungan itu, dia didampingi Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Kardinal Ignatius Suharyo.

“Saya rasa ini dapat menjadi model bagi banyak tempat di dunia. Tentu saja, kami di Jerman juga dapat belajar,” katanya.

Menteri Radovan menilai praktik toleransi, persahabatan, dan dialog antaragama menjadi semakin penting di tengah situasi dunia yang menghadapi berbagai tantangan.

“Saya pikir hal ini sangat penting, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang. Kita perlu melihat contoh-contoh toleransi, persahabatan, dan dialog seperti ini,”ucapnya.

Menteri Jerman itu menjelaskan bahwa bahwa kunjungannya ke Istiqlal dan Katedral itu juga menjadi bagian dari agenda hubungan bilateral Indonesia-Jerman yang lebih luas.

Dia mengatakan Jerman ingin memperkuat kerja sama dengan Indonesia, baik dalam bidang pembangunan maupun ekonomi, terutama terkait energi terbarukan dan transisi energi.

Radovan turut mengapresiasi penggunaan energi surya di Masjid Istiqlal sebagai contoh penerapan energi bersih.

“Saya sangat terkesan mendengar bahwa masjid ini juga menggunakan energi tenaga surya. Ini merupakan contoh yang baik tentang bagaimana transisi tersebut dapat dilakukan. Kami ingin memperkuat kemitraan ini di masa depan dan saya sangat menantikannya,” kata dia.

Hadir pada kesempatan yang sama, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste.

Dubes Beste menyampaikan masyarakat Jerman sangat menghargai cara umat beragama di Indonesia hidup berdampingan dan bekerja sama. Hal itulah yang ingin kedutaan tunjukkan kepada setiap tamu dari Jerman yang berkunjung ke Indonesia.

Duta Besar Beste menyampaikan Menteri Radovan dapat menyaksikan langsung mengenai toleransi beragama di Indonesia berlangsung melalui kunjungannya ke Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta.

“Dari sana, kami dapat melihat bagaimana kerja sama antarumat beragama dapat terjalin dengan baik di Indonesia. Kami kemudian membawa cerita-cerita tersebut kembali ke Jerman, tentang betapa baiknya kerja sama dan kehidupan antarumat beragama di Indonesia,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

Pemkot Tangerang Kian Gencarkan Kampanye Antikorupsi

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Kian Genca...
Luar Negeri
Menuju Babak Baru, Suriah K...
Luar Negeri
Gak Takut Kesepian, Gen Z P...
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.