Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transformasi Maroko di Bawah Mohamed Ouahbi, Dari Pemburu Menjadi Tim yang Ditakuti

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Transformasi Maroko di Bawah Mohamed Ouahbi, Dari Pemburu Menjadi Tim yang Ditakuti Doc: FIFA
Ket. Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi.

NEW YORK – Maroko kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Jika empat tahun lalu Atlas Lions menggebrak dunia dengan permainan disiplin dan serangan balik mematikan, kini mereka tampil dengan identitas baru yang lebih berani, dominan, dan atraktif di bawah pelatih Mohamed Ouahbi.

Perubahan itu terlihat jelas sejak laga pembuka melawan Brasil yang berakhir imbang 1-1. Alih-alih bertahan dan menunggu kesempatan, Maroko justru berani mengambil inisiatif, menguasai penguasaan bola, dan terus menekan lima kali juara dunia tersebut.

Sebelum pertandingan, Ouahbi telah mengirim pesan tegas mengenai filosofi barunya. "Saya tidak akan mempersiapkan pertandingan melawan Brasil dengan cara yang berbeda. Kami memiliki filosofi permainan sendiri," ujar pelatih berusia 50 tahun itu.

Pernyataan tersebut menjadi gambaran perubahan besar yang dialami Maroko. Tim yang pada Piala Dunia 2022 di Qatar sukses mencapai semifinal berkat organisasi permainan yang solid, kesabaran, dan efektivitas serangan balik, kini berkembang menjadi tim yang berani mengendalikan pertandingan sejak menit pertama.

Ouahbi baru ditunjuk sebagai pelatih tim nasional senior sekitar tiga bulan sebelum Piala Dunia 2026 menggantikan Walid Regragui, sosok yang membawa Maroko mencatat sejarah di Qatar.

Meski memiliki waktu persiapan yang singkat, Ouahbi mampu mengubah wajah permainan Atlas Lions. Kesuksesannya membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U-20 2025 menjadi modal penting untuk menerapkan filosofi baru di level senior.

Menurut Ouahbi, perkembangan kualitas pemain menjadi alasan utama perubahan tersebut. "Maroko sedang menikmati era terbaik dalam sejarah sepak bola mereka dari sisi kualitas teknis," katanya.

Filosofi baru itu dibangun berdasarkan karakter pemain Maroko yang memiliki teknik tinggi, kecepatan, keberanian menerima bola di bawah tekanan, serta kemampuan fisik untuk melakukan tekanan sepanjang pertandingan.

Di bawah kepemimpinan Ouahbi, Maroko tidak sekadar mengejar penguasaan bola demi tampil indah. Mereka menggunakan penguasaan bola sebagai cara untuk mengontrol pertandingan sekaligus menciptakan peluang berkualitas.

Hal itu terlihat saat Maroko menaklukkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar. "Kami memiliki kemampuan teknik dan kecepatan sehingga membutuhkan pendekatan yang tepat. Kini kami memiliki identitas permainan yang jelas sehingga lebih mudah menjelaskan kepada para pemain bagaimana kami ingin bermain," ujar Ouahbi.

Salah satu prinsip utama yang terus ditanamkan adalah kesabaran dalam membangun serangan. Alih-alih melepaskan tembakan jarak jauh, para pemain didorong untuk membawa bola hingga masuk ke area penalti sebelum mencari penyelesaian terbaik.

"Saya bukan melarang mereka menembak dari luar kotak penalti. Tetapi jika kami begitu sering masuk ke kotak penalti dan menjadi salah satu tim dengan sentuhan terbanyak di sana, mengapa harus terburu-buru melepaskan tembakan jarak jauh?" jelasnya.

Perubahan tersebut terlihat semakin matang saat Maroko menghadapi Belanda.

Menghadapi salah satu negara yang identik dengan filosofi Total Football, Atlas Lions justru mampu mendominasi penguasaan bola. Bahkan setelah Belanda unggul lebih dahulu, Maroko tetap tenang, mengendalikan tempo permainan, dan menghindari bola-bola panjang yang spekulatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...

Akses Wisata Bromo Ditutup Total

47 menit yang lalu | Ones

Nasional
Akses Wisata Bromo Ditutup ...
Luar Negeri
Trump Kembali Berupaya Peca...
Nasional
Layanan Pasien BPJS Harus B...
Luar Negeri
Arab Saudi-Turki-Pakistan T...
Luar Negeri
Nagasaki Tak Inginkan Terja...

AS Kecam tindakan Tiongkok di LTS

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
AS Kecam tindakan Tiongkok ...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.