Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diserbu Pelajar Masuk Kuliah, Disdukcapil Rejang Lebong Akhirnya Dapat Amunisi Ribuan KTP-el

📅 Senin, 10 Agu 2026, 02:50 WIB | Oleh:
Diserbu Pelajar Masuk Kuliah, Disdukcapil Rejang Lebong Akhirnya Dapat Amunisi Ribuan KTP-el Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Arsip foto - Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rejang Lebong tengah melakukan perekaman data terhadap salah seorang pemohon KTP elektronik yang ada di daerah itu.

REJANG LEBONG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, memperoleh tambahan 8.000 blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dari Kementerian Dalam Negeri, Minggu (9/8). 

"Kami baru mendapat tambahan stok blangko KTP elektronik sebanyak 8.000 keping. Ditambah sisa stok sebelumnya 1.000 keping, total stok yang kita miliki saat ini mencapai 9.000 keping," kata Kepala Disdukcapil Rejang Lebong Rosita M saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu.

Dia menjelaskan, tambahan stok blangko KTP tersebut diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Disdukcapil Provinsi Bengkulu pada akhir Juli.

Menurut dia, persediaan 9.000 keping blangko KTP-el ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan pencetakan harian di Rejang Lebong yang berkisar 100-150 keping KTP-el per-hari.

"Jika stok mulai menipis, kami akan segera mengajukan permintaan penambahan kembali ke Disdukcapil Provinsi Bengkulu agar pelayanan tidak terganggu," ujarnya.

Ia menambahkan, persediaan blangko KTP-el itu digunakan untuk pencetakan pemohon pemula yang baru berusia 17 tahun, penggantian KTP-el rusak, perubahan elemen data status, hingga penerbitan akibat dokumen hilang.

Aktivitas pemohonan KTP-el di daerah itu menurut dia, mengalami peningkatan cukup signifikan seiring masuknya periode tahun ajaran baru 2026/2027. Pemohon didominasi penduduk pemula yang membutuhkan dokumen kependudukan untuk melanjutkan pendidikan tinggi maupun melamar pekerjaan.

Tingginya animo masyarakat mengurus dokumen kependudukan tersebut sempat memicu antrean cukup panjang di loket pelayanan Disdukcapil Rejang Lebong.

Dia mengimbau warga Rejang Lebong yang belum melakukan perekaman data KTP-el untuk dapat segera mendatangi Kantor Disdukcapil Rejang Lebong agar proses perekaman dan pencetakan dokumen dapat segera diproses.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Burkina Faso-Indonesia Teke...
Luar Negeri
Angka Pengangguran Makin Me...
Nasional
Mendikdasmen Targetkan Revi...
Advertisement
Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.