Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otorita Sebut 67 Investor Sudah Berinvestasi di IKN Rp74,54 Triliun

📅 Senin, 10 Agu 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otorita Sebut 67 Investor Sudah Berinvestasi di IKN Rp74,54 Triliun Doc: Antara
Ket. apala Otorita IKN Basuki Hadimuljono (kiri) mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan penanaman pohon di kawasan ibu kota baru Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupeten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

PENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengungkapkan sebanyak 67 investor swasta telah berinvestasi sebesar 74,54 triliun rupiah untuk Ibu Kota Nusantara yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Hingga saat ini, estimasi investasi swasta yang telah masuk IKN mencapai 74,54 triliun rupiah dari 67 investor,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika membahas potensi kolaborasi dan peluang investasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Sepaku, Penajam Paser Utara, kemarin.

Selain Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, hadir pula bupati dan wakil bupati se-Jawa Tengah dalam pembahasan potensi kolaborasi dan peluang investasi di ibu kota baru Indonesia tersebut.

Skema pembiayaan pembangunan IKN, selain dari investasi swasta juga didukung melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN), kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), serta hibah, jelas dia, tercatat hingga kini nilai proyek melalui skema KPBU sekitar 134,22 triliun rupiah.

Otorita IKN, kata Basuki, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai daerah di Indonesia, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sinergi antardaerah menjadi faktor penting memperkuat ekosistem pembangunan IKN sebagai ibu kota politik yang inklusif dan berkelanjutan.

Peluang kerja sama tidak hanya terbatas pada investasi, tetapi juga berbagai sektor strategis mendukung pengembangan kawasan IKN, seperti penyediaan barang dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, hingga sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Investor yang masuk selalu dilayani, apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nanti akan ada insentif fiskal,” kata Basuki Hadimuljono.

Pembangunan di Jawa Tengah selama ini dilakukan melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, kata Ahmad Luthfi. Semangat tersebut diharapkan juga dapat diwujudkan dalam kerja sama dengan Otorita IKN.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap dapat memperkuat sinergi dalam mendorong investasi, memperluas peluang kerja sama antardaerah, serta menciptakan manfaat ekonomi yang saling mendukung bagi pembangunan IKN dan daerah. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.