Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nagasaki Tak Inginkan Terjadinya Perang Nuklir

📅 Senin, 10 Agu 2026, 02:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Nagasaki Tak Inginkan Terjadinya Perang Nuklir Doc: AFP/JIJI PRESS
Ket. Sejumlah warga berbaris untuk meletakkan karangan bunga di Peace Memorial pada Minggu (9/8) saat peringatan 81 tahun dijatuhkannya bom atom di Kota Nagasaki.

TOKYO – Nagasaki pada Minggu (9/8) memperingatkan negara-negara pemilik senjata nuklir dan negara-negara yang mengandalkan pencegahan nuklir tentang meningkatnya risiko perang menggunakan senjata nuklir, saat kota Jepang itu memperingati ulang tahun ke-81 pemboman atom AS dengan tekad untuk mencegah tragedi serupa terjadi lagi.

“Senjata nuklir bukanlah kejahatan yang diperlukan melainkan kejahatan mutlak dan tidak akan pernah bisa hidup berdampingan dengan umat manusia,” kata Wali Kota Shiro Suzuki dalam Deklarasi Perdamaian yang dibacakan selama upacara peringatan tahunan untuk serangan terhadap kota di barat daya Jepang tersebut pada 1945, yang menyusul pemboman senjata atom di Hiroshima tiga hari sebelumnya.

Wali Kota Suzuki pun menambahkan bahwa konsep pencegahan nuklir sebagai sangat berbahaya dan rapuh.

Peringatan tahun 2026 ini berlangsung di tengah ketegangan geopolitik menyusul konflik Timur Tengah dan invasi Russia ke Ukraina.

Wali Kota Suzuki pun menyatakan bahwa saat ini ada lebih dari 12.000 hulu ledak nuklir dan ia menyatakan keprihatinannya atas ketidakpastian dalam konflik di Ukraina dan Timur Tengah, di mana negara-negara nuklir terlibat, merujuk pada invasi Russia ke Ukraina dan perang yang dipimpin AS terhadap Iran.

Dalam pidatonya di upacara tersebut, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengulangi apa yang telah ia katakan pada peringatan Hiroshima pada 6 Agustus, bahwa Jepang menjunjung tinggi tiga prinsip non-nuklir.

Ia pun mengatakan bahwa dengan komitmen untuk memastikan Nagasaki tetap menjadi tempat terakhir yang menderita serangan nuklir, dan dengan misi sebagai satu-satunya negara yang pernah mengalami kengerian kehancuran nuklir dalam perang, Jepang akan mempromosikan upaya-upaya yang realistis dan praktis untuk mewujudkan dunia yang bebas dari senjata semacam itu.

“Pentingnya mempromosikan pemahaman yang akurat di seluruh dunia tentang realitas pengeboman atom semakin meningkat,” ucap PM Takaichi.

Menyinggung soal pembalikan tren pengurangan persenjataan nuklir selama beberapa dekade dan peningkatan ancaman nuklir, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, memperingatkan bahwa tahun demi tahun, risiko salah perhitungan, eskalasi, dan konflik terus meningkat, maka situasi tersebut tidak dapat diterima dan mengatakan bahwa umat manusia seharusnya tidak perlu hidup di bawah ancaman permanen.

Serangan nuklir di Nagasaki pada 9 Agustus 1945 diyakini telah menewaskan sekitar 74.000 orang di kota itu hingga akhir tahun itu dan menyebabkan banyak orang lainnya menderita akibat dampaknya.

Jepang menyerah pada tanggal 15 Agustus tahun yang sama, mengakhiri Perang Dunia II. ST/KyodoNews/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.