Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Ungkap 10 Stasiun Kereta Api Jarak Jauh Layani 23,16 Juta Pelanggan

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 14:53 WIB | Oleh:
PT KAI Ungkap 10 Stasiun Kereta Api Jarak Jauh Layani 23,16 Juta Pelanggan Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 23.156.353 pelanggan kereta api jarak jauh (KAJJ) sepanjang Semester I 2026. Seluruh pergerakan penumpang tersebut terakumulasi dari sepuluh stasiun besar dengan tingkat aktivitas perjalanan yang tinggi.

Stasiun Pasar Senen menempati peringkat pertama dengan kontribusi sebesar 3.849.606 pelanggan yang melakukan perjalanan. Sementara itu, posisi kedua diduduki oleh Stasiun Gambir yang melayani sebanyak 3.227.508 pengguna jasa.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan rincian data pergerakan seluruh penumpang kereta api. Rilis resmi mengenai data pergerakan penumpang tersebut diterbitkan pada hari Rabu (8/7).

"Stasiun dengan pergerakan tertinggi umumnya berada di kota yang menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, pendidikan, budaya, dan pariwisata. Setiap pelanggan yang tiba dan berangkat dari stasiun ikut menggerakkan banyak aktivitas di sekitarnya, mulai dari transportasi lanjutan, kuliner, penginapan, pusat oleh-oleh, hingga pelaku usaha lokal," ujar dia.

Stasiun Yogyakarta menempati urutan ketiga dengan melayani sebanyak 3.217.240 pergerakan penumpang naik maupun turun. Sementara itu, Stasiun Semarang Tawang mencatatkan total pergerakan sebanyak 2.152.894 pelanggan di Jawa Tengah.

Stasiun Surabaya Gubeng menyusul pada posisi kelima dengan melayani 1.904.845 pengguna jasa kereta api. Selanjutnya, Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah melayani naik dan turun sebanyak 1.839.475 orang pelanggan.

Peringkat ketujuh ditempati oleh Stasiun Surabaya Pasarturi yang berhasil mencatatkan angka sebesar 1.823.529 pelanggan. Kemudian, Stasiun Semarang Poncol menyusul di urutan kedelapan dengan melayani perjalanan sebanyak 1.740.518 pelanggan.

Stasiun Solo Balapan berada pada urutan kesembilan dengan melayani pergerakan sebanyak 1.706.290 orang pelanggan. Posisi sepuluh besar ditutup oleh Stasiun Bandung yang mencatatkan pergerakan sebanyak 1.694.448 orang penumpang.

Ia menambahkan bahwa pergerakan tinggi para pelanggan kereta api menjadi masukan penting bagi evaluasi pelayanan. Peningkatan kualitas pelayanan stasiun terus diupayakan guna mengantisipasi lonjakan jumlah pengguna jasa pada masa mendatang.

"Data ini menjadi bahan evaluasi bagi KAI untuk terus melakukan penataan stasiun, baik dari sisi alur pelanggan, ruang tunggu, informasi perjalanan, kebersihan, keamanan, akses integrasi, maupun kesiapan petugas. Tujuannya agar pelanggan merasa semakin nyaman sejak tiba di stasiun, menunggu keberangkatan, hingga melanjutkan perjalanan di kota tujuan," kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Nasional
Audiensi dengan Serikat Bur...

Gagal Beredar! Polisi Tangkap Pelaku Narkoba di Bantaeng

41 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Gagal Beredar! Polisi Tangk...
Megapolitan
Heboh! Kebakaran Gudang Ter...
Nasional
MPR: Indonesia Harus Berdaulat
Megapolitan
Bansos untuk Judol, 259 Pen...
Angin Segar Dunia Otomotif, Presiden Janjikan Insentif Kredit Ringan Tanpa DP Motor Listrik

Angin Segar Dunia Otomotif, Presiden Janjikan Insentif Kredit Ringan Tanpa DP Motor Listrik

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.