Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BDR Melindungi Keselamatan Siswa dari Dampak Kabut Asap

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
BDR Melindungi Keselamatan Siswa dari Dampak Kabut Asap Doc: Antara
Ket. Kabut asap menyelimuti kawasan Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri, Selasa (29/9/2026).

Tanjungpinang - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyebut kebijakan belajar dari rumah (BDR) bertujuan melindungi keselamatan seluruh siswa di Kota Batam menyusul kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap kiriman dari luar daerah.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMGK), indeks kualitas udara (EKI) Batam pada Senin (28/9) sempat menyentuh angka 149, dan pada Selasa (29/9) berada di angka 123. Angka tersebut telah jauh melampaui ambang batas normal sehat, yakni di bawah 100.

"Maka itu, diperlukan langkah cepat untuk mengalihkan kegiatan belajar secara tatap muka ke metode daring atau belajar dari rumah," kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri Lagat Siadari di Batam, Selasa.

Ombudsman juga meminta seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK untuk melaksanakan belajar dari rumah sampai indeks kualitas udara kembali di bawah angka 100.

Langkah ini bertujuan mencegah munculnya persoalan infeksi pernapasan bagi anak-anak maupun penyakit penyerta lainnya yang dipicu kabut asap.

Ombudsman Kepri mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kota Batam yang menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026, serta instruksi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Adi Agung tentang BDR. Kebijakan ini sudah sangat tepat untuk melindungi para siswa dari gangguan kesehatan dampak kabut asap.

Lagat menegaskan mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, menyatakan bahwa negara dan penyelenggara wajib memberikan jaminan keamanan serta perlindungan dari bahaya bagi masyarakat.

Oleh karena itu, kebijakan BDR wajib direalisasikan tanpa terkecuali, termasuk sekolah mandiri atau swasta demi menghindari risiko kesehatan yang membahayakan anak-anak.

Meskipun dampak kabut asap ini paling dirasakan di wilayah Batam, Tanjungpinang, dan Bintan, Ombudsman Kepri turut mendorong pemerintah kabupaten/kota lainnya di Kepri untuk bersikap proaktif.

"Wilayah lain di luar tiga daerah ini silakan menyesuaikan dan mengambil kebijakan serupa jika kondisi cuaca dinilai mulai memburuk dan tidak lagi aman bagi kesehatan siswa," ujar Lagat.

Ombudsman Kepri juga mengimbau selama proses belajar dari rumah, pihak sekolah harus menyusun skenario penugasan yang terstruktur, lalu memantau kesehatan dan kehadiran murid, serta berkoordinasi aktif dengan orang tua.

Kemudian pihak orangtua diimbau mendampingi anak selama belajar di rumah, kemudian membatasi aktivitas anak di luar ruangan, menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), memperbanyak konsumsi air putih, serta memastikan anak mengenakan masker jika terpaksa keluar rumah.

"Kebijakan BDR ini bersifat sementara dan akan terus dievaluasi secara berkala seiring dengan perkembangan perbaikan kualitas udara di wilayah Kepri," demikian Lagat.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri Misni menyampaikan pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran BDR bagi seluruh siswa SMA/SMK dan SLB setempat untuk melindungi kesehatan siswa dan warga sekolah dari dampak penurunan kualitas udara dipicu kabut asap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.