Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 19:11 WIB | Oleh:
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan Doc: ANTARA/ HO-PT KAI Daop 7 Madiun
Ket. Proses seleksi di PT KAI.

KEDIRI, JAWA TIMUR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur mengingatkan masyarakat, khususnya pencari kerja agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen pegawai KAI.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan seluruh proses rekrutmen KAI dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi serta tidak dipungut biaya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak percaya kepada oknum atau pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI,” kata Tohari di Kediri, Selasa (29/9).

Ia menjelaskan informasi resmi mengenai lowongan kerja KAI hanya dipublikasikan melalui situs karier.kai.id. Seluruh proses pendaftaran juga dilakukan secara mandiri oleh pelamar melalui portal resmi tersebut. 

KAI, kata dia, juga tidak menerima berkas lamaran fisik yang dikirim melalui pos maupun melalui instansi lain di luar ketentuan yang tercantum dalam situs resmi rekrutmen.

Tohari menjelaskan tahapan seleksi rekrutmen KAI meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir, hingga pendidikan dan pelatihan (diklat). Seluruh tahapan tersebut juga sudah terjadwal dengan jelas.

Hasil setiap tahapan seleksi juga diumumkan melalui akun peserta masing-masing pada situs resmi rekrutmen KAI.

Ia meminta masyarakat perlu berhati-hati apabila mendapatkan tawaran kelulusan dengan imbalan sejumlah uang, fasilitas, maupun hadiah tertentu. Proses rekrutmen tersebut juga tidak dipungut biaya.

“Proses rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apapun. Tidak ada kewajiban membayar uang muka, biaya administrasi atau biaya penggantian akomodasi dan transportasi kepada pihak penyelenggara rekrutmen,” ujarnya.

KAI juga mengingatkan masyarakat terhadap modus penipuan yang meminta calon peserta memesan tiket transportasi atau hotel melalui agen perjalanan tertentu dengan alasan menjadi bagian dari tahapan rekrutmen.

Tohari menegaskan masyarakat sebaiknya tidak mengikuti arahan tersebut sebelum memastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi KAI.

KAI mengajak masyarakat yang menerima atau menemukan informasi mencurigakan terkait rekrutmen untuk melakukan konfirmasi kepada perusahaan melalui saluran resmi serta turut menyebarluaskan informasi tersebut agar tidak ada pencari kerja yang menjadi korban penipuan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Venus Williams Gandeng Jani...
Advertisement
Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

Kelewat Batas Wajar! Kotak Lampu Lalu Lintas di Kota Bandung Dicuri, Walkot Farhan Murka

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.