Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prancis Vs Maroko: Les Bleus Berada dalam Ancaman

📅 Kamis, 09 Jul 2026, 15:38 WIB | Oleh:

Skor Ketat

Tak hanya itu, Maroko juga lebih garang kala meneror pemain lawan yang tengah membawa bola. Pressing mereka, dalam kaitan itu, mencapai 1.150, berbanding 1.076 yang dibuat Prancis.

Akibatnya, kemampuan Singa Atlas dalam memaksa lawan salah umpan lebih tinggi dari Les Bleus; 226 berbanding 211.

Pemain-pemain lini tengah adalah penyumbang utama dalam memastikan lalu lintas bola terkendali dan tempo permainan disetel.

Pada aspek ini, poros ganda permainan Maroko berisi Ayoub Boudaddi dan Neil El Ayanoui sedikit lebih tangguh ketimbang poros ganda Prancis yang berisikan Adrien Adrioat yang pasangangnya berubah-ubah antara Aurelien Tchouameni dan Manu Kone.

Deschamps bisa meningkatkan kinerja poros permainannya dengan memainkan gelandang bertahan veteran nan berpengalaman, N'Golo Kante.

Deschamps juga mesti mempertajam lagi suntikan taktisnya kepada duet bek tengah Les Bleus, yang belum terlalu teruji karena dominannya lapangan tengah Prancis.

Tapi kini karena menghadapi prospek mendapatkan ujian berat dari Maroko di lini tengah, barisan pertahanan Prancis harus lebih kuat lagi karena Singa Atlas lebih bisa menembus poros permainan Prancis dari pada lawan-lawan mereka sebelumnya.

Jika Deschamps tak terlalu mengkhawatirkan skenario itu, maka itu karena dia sangat percaya bahwa kuartet serangan Prancis lebih maut ketimbang kuartet serangan Maroko. Lagi pula, Prancis memiliki bekal xG jauh lebih tinggi: 9,79 versus 6,4.

Dengan tiga asisten yang eksplosif pada diri Bradley Barcola, playmaker Michael Olise, dan Ousmane Dembele, Kylian Mbappe memang membuat sistem serangan Prancis jauh lebih maut dari Saibari cs.

Namun Maroko bisa mengatasi eksplosivitas Mbappe cs dengan mengeksploitasi titik lemah Prancis di tengah sehingga lini belakang Les Bleus berada dalam ancaman.

Duet William Saliba dan Dayot Upamecano memang sulit ditembus, tapi mereka rentan oleh situasi set piece di mana Hakimi dan Diaz adalah para eksekutor bola mati termaut yang dimiliki Maroko.

Semua skenario ini menunjukkan laga perempat final yang pemenangnya akan bertemu Spanyol atau Belgia di semifinal itu, akan berlangsung sengit di semua lini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Status Gunung Sinabung Masi...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.